Si manusia bulan tutup usia
Minggu, 26 Agustus 2012 - 11:07 WIB
Si manusia bulan tutup usia
A
A
A
Sindonews.com - Neil Armstrong, manusia pertama yang menginjakan kakinya ke bulan meninggal dunia pada Sabtu 25 Agustus 2012 waktu setempat, diusianya yang ke 82 tahun.
"Kami semua sangat sedih mendengar kabar kematian Neil Armstrong akibat komplikasi kardiovaskuler," ungkap keluarga Armstrong seperti diberitakan Xinhua, Minggu (26/8/2012).
Pihak keluarga tidak memberitahu detail, kapan, dimana dan apa penyebab kematian astronot asal Amerika Serikat (AS) itu. Namun, awal bulan ini ia dikabarkan sempat menjalani operasi jantung guna meringankan penyumbatan jantung.
Sementara itu, Presiden AS, Barack Obama juga meratapi kematian Armstrong. "Ia adalah salah satu pahlawan besar AS, bukan hanya untuk satu masa, tetapi sepanjang masa,” ungkap Obama.
"Saat ia melangkahkan kakinya ke bulan untuk pertama kali. Ia telah membuat sebuah pencapaian baru yang tidak dapat dilupakan bagi manusia," imbuh Obama.
Astronot yang lahir pada 5 Agustus 1930, di Wapakoneta, Ohio ini sempat bergabung dengan Angkatan Laut AS dan terlibat dalam Perang Korea sebelum menjadi astronot.
Usai mengikuti perang, Armstrong juga sempat menjadi pilot percobaan di Komite Penasehat Nasional untuk Station Kecepatan Tinggi Penerbangan Aeronautics.
Setahun setelah menyelesaikan misi Apollo 11, Amstrong berprofesi menjadi profesor teknik di University of Cincinnati.
Usai menginjakan kakinya di bulan pada 20 Juli 1969, Armstrong enggan menyandang julukan sebagai pahlawan AS. Kepada publik ia mengungkapkan ia hanya menjalankan tugas. Apa yang ia lakukan demi membanggakan negaranya, sebagai pilot dan dan astronot.
Para wartawan mengambarkan sosok pria yang menginjakkan kaki di bulan 33 tahun lalu ini sebagai sosok yang sederhana dan tidak membiarkan dirinya terjebak dalam sisi glamor eksplorasi ruang angkasa.
"Kami semua sangat sedih mendengar kabar kematian Neil Armstrong akibat komplikasi kardiovaskuler," ungkap keluarga Armstrong seperti diberitakan Xinhua, Minggu (26/8/2012).
Pihak keluarga tidak memberitahu detail, kapan, dimana dan apa penyebab kematian astronot asal Amerika Serikat (AS) itu. Namun, awal bulan ini ia dikabarkan sempat menjalani operasi jantung guna meringankan penyumbatan jantung.
Sementara itu, Presiden AS, Barack Obama juga meratapi kematian Armstrong. "Ia adalah salah satu pahlawan besar AS, bukan hanya untuk satu masa, tetapi sepanjang masa,” ungkap Obama.
"Saat ia melangkahkan kakinya ke bulan untuk pertama kali. Ia telah membuat sebuah pencapaian baru yang tidak dapat dilupakan bagi manusia," imbuh Obama.
Astronot yang lahir pada 5 Agustus 1930, di Wapakoneta, Ohio ini sempat bergabung dengan Angkatan Laut AS dan terlibat dalam Perang Korea sebelum menjadi astronot.
Usai mengikuti perang, Armstrong juga sempat menjadi pilot percobaan di Komite Penasehat Nasional untuk Station Kecepatan Tinggi Penerbangan Aeronautics.
Setahun setelah menyelesaikan misi Apollo 11, Amstrong berprofesi menjadi profesor teknik di University of Cincinnati.
Usai menginjakan kakinya di bulan pada 20 Juli 1969, Armstrong enggan menyandang julukan sebagai pahlawan AS. Kepada publik ia mengungkapkan ia hanya menjalankan tugas. Apa yang ia lakukan demi membanggakan negaranya, sebagai pilot dan dan astronot.
Para wartawan mengambarkan sosok pria yang menginjakkan kaki di bulan 33 tahun lalu ini sebagai sosok yang sederhana dan tidak membiarkan dirinya terjebak dalam sisi glamor eksplorasi ruang angkasa.
()