40 gerilyawan tewas dalam operasi militer di Afganistan
Minggu, 12 Agustus 2012 - 16:08 WIB
40 gerilyawan tewas dalam operasi militer di Afganistan
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya 40 gerilyawan bersenjata Taliban tewas, sedangkan 30 lainnya ditahan dalam operasi militer di Afghanistan.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengumumkan, polisi dan tentara nasional, serta pasukan North Atlantic Treaty Organization (NATO) telah melakukan operasi pembersihan di tujuh provinsi berbeda.
Operasi pembersihan dilakukan di Kunar, Laghman, Takhar, Kandahar, Uruzgan, Logar, dan Ghazni selama 24 jam terakhir sejak Sabtu 11 Agustus 2012.
Operasi militer menewaskan sekira 40 gerilyawan Taliban dan menahan 30 lainnya," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, seperti dikutip Xinhua, Minggu (12/8/2012).
Dalam operasi pembersihan itu, tentara juga menyita senjata milik kelompok Taliban. Saat ini, tiga gerilyawan Taliban terluka parah pasca pertempuran.
Sejak 3 Mei lalu, Taliban telah merencanakan serangan musim semi tahunan. Serangan itu menargetkan tentara Afghanistan dan NATO.
Sementara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengungkapkan, lebih dari 250 gerilyawan Taliban tewas, 43 terluka, dan 90 lainnya ditahan sejak 1 Agustus 2012 dalam operasi militer di wilayah yang dikuasai pemberontak.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengumumkan, polisi dan tentara nasional, serta pasukan North Atlantic Treaty Organization (NATO) telah melakukan operasi pembersihan di tujuh provinsi berbeda.
Operasi pembersihan dilakukan di Kunar, Laghman, Takhar, Kandahar, Uruzgan, Logar, dan Ghazni selama 24 jam terakhir sejak Sabtu 11 Agustus 2012.
Operasi militer menewaskan sekira 40 gerilyawan Taliban dan menahan 30 lainnya," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, seperti dikutip Xinhua, Minggu (12/8/2012).
Dalam operasi pembersihan itu, tentara juga menyita senjata milik kelompok Taliban. Saat ini, tiga gerilyawan Taliban terluka parah pasca pertempuran.
Sejak 3 Mei lalu, Taliban telah merencanakan serangan musim semi tahunan. Serangan itu menargetkan tentara Afghanistan dan NATO.
Sementara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengungkapkan, lebih dari 250 gerilyawan Taliban tewas, 43 terluka, dan 90 lainnya ditahan sejak 1 Agustus 2012 dalam operasi militer di wilayah yang dikuasai pemberontak.
()