Suu Kyi kehilangan momentum

Jum'at, 10 Agustus 2012 - 19:23 WIB
Suu Kyi kehilangan momentum
Suu Kyi kehilangan momentum
A A A
Sindonews.com - Direktur Human Right Southeast Asia Phil Robertsen menyesalkan sikap Aung San Suu Kyi yang tak bersikap apa–apa. Dia hanya menyarankan agar pemerintah meningkatkan penegakan hukum (law enforcement).

"Kalau mau maju jadi Presiden, Suu Kyi kehilangan momentum atas kasus etnis Rohingya ini," tegas Robertsen, Jumat (10/8/2012).

Selama ini, Pemerintah Myanmar selalu berdalih bahwa mereka tidak mendiskriminasi etnis Rohingya. Mereka membantah melakukan tindakan semena–mena terhadap Rohingya.

"Selalu denial, menyangkal. Selalu berdalih telah memberikan perlindungan. Untuk itu, Komnas HAM di Myanmar juga perlu dikuatkan posisinya," lanjutnya.

Memang Pemerintah Myanmar sejak dulu tidak menghargai dan mengakui keberadaan etnis Rohingya. Diskriminasi tersebut selalu dilakukan dengan memaksa tenaga kerja yang berasal dari Rohingya.

"Tenaga kerjanya didiskriminasi, kondisinya betul–betul memprihatinkan. Secara konstitusi juga tak dilindungi, untuk menikah harus izin negara, gelar acara harus izin negara, bahkan punya anak juga," paparnya.
()
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
39 menit yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
2 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
3 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
5 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved