Seorang pria Afghanistan bantai 3 tentara AS
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 16:40 WIB
Seorang pria Afghanistan bantai 3 tentara AS
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pria yang mengenakan seragam militer Afghanistan menembaki tiga tentara Amerika Serikat (AS) hingga tewas di Afghanistan selatan.
“Pria itu melepaskan tembakan pada pasukan NATO di Provinsi Helmand, Afghanistan,” jelas juru bicara Pasukan Keamanan Internasional (North Atlantic Treaty Organization/NATO), Mayor Hodge Lori, seperti dikutip CNN, Jumat (10/8/2012).
Hodge tidak memberikan rincian tentang serangan ini, salah satu dari beberapa serangan sejak pekan lalu diarahkan pada pasukan NATO. Insiden itu terjadi setelah AS mengutuk serangan bom bunuh diri yang menewaskan tiga tentara NATO pada Rabu 8 Agustus kemarin.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton mengecam serangan di Provinsi Kunar Timur yang menewaskan tiga anggota International Security Assistance Force (ISAF), pejabat United States Agency for International Development (USAID), Ragaei Abdelfattah dan seorang warga sipil Afghanistan.
Sementara itu, Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan itu. Selama setahun belakangan, Taliban mengklaim telah menewaskan 17 tentara AS. “Dua bom menargetkan tentara AS dekat di Asadabad,” papar juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid.
Diketahui, NATO dikirim ke Afghanistan lantaran AS akan mengurangi kekuatan pasukannya menjelang 2014. Pasukan keamanan internasional bertugas mengamankan Afghanistan yang masih porak-poranda pasca perang.
“Pria itu melepaskan tembakan pada pasukan NATO di Provinsi Helmand, Afghanistan,” jelas juru bicara Pasukan Keamanan Internasional (North Atlantic Treaty Organization/NATO), Mayor Hodge Lori, seperti dikutip CNN, Jumat (10/8/2012).
Hodge tidak memberikan rincian tentang serangan ini, salah satu dari beberapa serangan sejak pekan lalu diarahkan pada pasukan NATO. Insiden itu terjadi setelah AS mengutuk serangan bom bunuh diri yang menewaskan tiga tentara NATO pada Rabu 8 Agustus kemarin.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton mengecam serangan di Provinsi Kunar Timur yang menewaskan tiga anggota International Security Assistance Force (ISAF), pejabat United States Agency for International Development (USAID), Ragaei Abdelfattah dan seorang warga sipil Afghanistan.
Sementara itu, Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan itu. Selama setahun belakangan, Taliban mengklaim telah menewaskan 17 tentara AS. “Dua bom menargetkan tentara AS dekat di Asadabad,” papar juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid.
Diketahui, NATO dikirim ke Afghanistan lantaran AS akan mengurangi kekuatan pasukannya menjelang 2014. Pasukan keamanan internasional bertugas mengamankan Afghanistan yang masih porak-poranda pasca perang.
()