Rusia & India gelar latihan militer
Selasa, 07 Agustus 2012 - 12:13 WIB
Rusia & India gelar latihan militer
A
A
A
Sindonews.com - Juru bicara Militer Rusia di wilayah Timur, Letnan Kolonel Igor Muginov mengatakan, hari ini Rusia dan India mulai mengelar latihan militer anti terorisme di Buryatia, Siberia.
"Latihan militer gabungan yang diberinama INDRA-2012 antara India dan Rusia secara resmi akan dibuka 7 Agustus di tempat pelatihan militer di Burduny," ungkap Muginov seperti diberitakan, RIA Novosti, Selasa (7/8/2012).
Sedikitnya 500 orang prajurit akan berpartisipasi dalam latihan ini, dimana masing-masing pihak akan mengirimkan 250 orang prajurit. Selama lima hari ke depan, para prajurit akan berlatih menembak, taktik, dan mengendarakan sejumlah kedaraan perang. Dikabarkan sebanyak 50 kendaraan tempur Rusia akan diikutsertakan.
Militer Rusia juga mengirimkan infanteri bermotor dan tank, batalyon mortar, serta multiple launch rocket system (MLRS) satu platon peluncur granat. Sementara fase latihan aktif akan dimulai pada 13 Agustus mendatang, saat itu mereka akan berlatih melakukan pengintaian, pengejaran, dan menghabisi kelompok teroris.
Latihan militer gabungan ini merupakan yang kelima sejak 2003 lalu. Latihan militer rutin digelar dengan melibatkan tiga cabang angkatan bersenjata dari masing-masing cabang angkatan militer.
"Latihan militer gabungan yang diberinama INDRA-2012 antara India dan Rusia secara resmi akan dibuka 7 Agustus di tempat pelatihan militer di Burduny," ungkap Muginov seperti diberitakan, RIA Novosti, Selasa (7/8/2012).
Sedikitnya 500 orang prajurit akan berpartisipasi dalam latihan ini, dimana masing-masing pihak akan mengirimkan 250 orang prajurit. Selama lima hari ke depan, para prajurit akan berlatih menembak, taktik, dan mengendarakan sejumlah kedaraan perang. Dikabarkan sebanyak 50 kendaraan tempur Rusia akan diikutsertakan.
Militer Rusia juga mengirimkan infanteri bermotor dan tank, batalyon mortar, serta multiple launch rocket system (MLRS) satu platon peluncur granat. Sementara fase latihan aktif akan dimulai pada 13 Agustus mendatang, saat itu mereka akan berlatih melakukan pengintaian, pengejaran, dan menghabisi kelompok teroris.
Latihan militer gabungan ini merupakan yang kelima sejak 2003 lalu. Latihan militer rutin digelar dengan melibatkan tiga cabang angkatan bersenjata dari masing-masing cabang angkatan militer.
()