Robot NASA mendarat di Mars
Senin, 06 Agustus 2012 - 20:46 WIB
Robot NASA mendarat di Mars
A
A
A
Sindonews.com - Robot pengelana bernama Curiosity akan mendarat untuk pertama kalinya di Planet Mars. Inilah misi luar angkasa paling berani yang pernah dilakukan National Aeronautics and Space Administration (NASA).
NASA mendaratkan robot Curiosity ke Mars untuk mempelajari apakah ada kehidupan mikroba di sana. Robot itu dilengkapi dengan teknologi canggih, termasuk laser yang dapat memindai batu untuk mengetahui elemen kandungannya.
Seperti dilansir BBC, Senin (6/8/2012), Curiosity telah meluncur di ruang angkasa sejauh 570 km dari Bumi. Para insinyur NASA sudah memperbaiki jalur terbangnya sebanyak dua kali.
Robot yang disimpan didalam cangkang pengaman itu, dijadwalkan mendarat di Mars pada pukul 5.24 GMT atau 11.54 WIB. Saat ini, Curiosity telah mendarat di Kawah Gale.
Selama ini, dua pertiga dari seluruh misi yang dikirim ke Mars umumnya gagal, banyak yang hilang saat berusaha menembus atmosfer Mars. Namun, NASA percaya rancangan dan strategi yang matang akan membawa Curiosity ke permukaan Mars dengan aman.
NASA menggunakan serangkaian manuver otomatis untuk memperlambat jatuhnya si robot pada kecepatan 20.000 km/jam dari puncak atmosfer, menjadi kurang dari 1m/detik saat mendarat. Ketika akan mendarat, sebuah derek bertenaga roket menurunkan robot ke Mars dengan tali nilon.
Pendaratan Curiosity dipantau NASA melalui Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California. Di sinilah kendali misi ini akan menerima sinyal dari Curiosity yang kemudian dilontarkan ke Bumi dengan satelit Odyssey.
Untuk menyaksikan aksi Curiosity, Para insinyur NASA harus menunggu 13 menit. Jarak 250 juta km antara Mars dan Bumi menyebabkan adanya jeda dalam komunikasi. Ketika NASA mendapat sinyal bahwa robot itu telah memasuki atmosfer Mars, berarti dia sudah mendarat atau hancur tujuh menit sebelumnya.
NASA mendaratkan robot Curiosity ke Mars untuk mempelajari apakah ada kehidupan mikroba di sana. Robot itu dilengkapi dengan teknologi canggih, termasuk laser yang dapat memindai batu untuk mengetahui elemen kandungannya.
Seperti dilansir BBC, Senin (6/8/2012), Curiosity telah meluncur di ruang angkasa sejauh 570 km dari Bumi. Para insinyur NASA sudah memperbaiki jalur terbangnya sebanyak dua kali.
Robot yang disimpan didalam cangkang pengaman itu, dijadwalkan mendarat di Mars pada pukul 5.24 GMT atau 11.54 WIB. Saat ini, Curiosity telah mendarat di Kawah Gale.
Selama ini, dua pertiga dari seluruh misi yang dikirim ke Mars umumnya gagal, banyak yang hilang saat berusaha menembus atmosfer Mars. Namun, NASA percaya rancangan dan strategi yang matang akan membawa Curiosity ke permukaan Mars dengan aman.
NASA menggunakan serangkaian manuver otomatis untuk memperlambat jatuhnya si robot pada kecepatan 20.000 km/jam dari puncak atmosfer, menjadi kurang dari 1m/detik saat mendarat. Ketika akan mendarat, sebuah derek bertenaga roket menurunkan robot ke Mars dengan tali nilon.
Pendaratan Curiosity dipantau NASA melalui Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California. Di sinilah kendali misi ini akan menerima sinyal dari Curiosity yang kemudian dilontarkan ke Bumi dengan satelit Odyssey.
Untuk menyaksikan aksi Curiosity, Para insinyur NASA harus menunggu 13 menit. Jarak 250 juta km antara Mars dan Bumi menyebabkan adanya jeda dalam komunikasi. Ketika NASA mendapat sinyal bahwa robot itu telah memasuki atmosfer Mars, berarti dia sudah mendarat atau hancur tujuh menit sebelumnya.
()