Menlu hadiri GNB di Palestina
Sabtu, 04 Agustus 2012 - 19:03 WIB
Menlu hadiri GNB di Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty M. Natalegawa, Sabtu malam bertolak ke Palestina untuk menghadiri Pertemuan Luar Biasa Tingkat Menteri Luar Negeri Gerakan Non-Blok (GNB) mengenai Palestina (Extraordinary Ministerial Meeting of the Non-Aligned Movement Committee on Palestine) di Ramallah.
Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) PLE Priatna mengatakan, Menlu akan berpartisipasi dalam sidang luar biasa GNB di Ramallah, Palestina, pada hari Minggu 5 Agustus besok. Dalam pertemuan di Ramallah, Indonesia akan menegaskan kembali pentingnya pengakuan atas Palestina.
”Kontribusi GNB mencapai perdamaian dan keadilan di Palestina harus dilakukan melalui langkah-langkah yang lebih konkret. Pertemuan ini diharapkan akan menghasilkan Deklarasi Solidaritas Khusus untuk Palestina (Special Solidarity Declaration for Palestine),” ujar Priatna menjelang keberangkatan Menlu di Kemenlu RI, Jakarta, Sabtu (4/8/2012).
Priatna menambahkan, Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan mengemukakan pendapatnya selama pertemuan GNB. Para Menlu dari negara Non-Blok bekumpul untuk membahas langkah tindak lanjut hasil pertemuan GNB bulan Mei 2011 di Sharm el Sheikh, Mesir, Mei 2011 lalu.
Selama kunjungan di Ramallah, Menlu akan secara langsung melihat situasi di Palestina. Marty dijadwalkan akan melakukan peninjauan lapangan ke wilayah pemukiman, dan kunjungan ziarah ke makam mantan Presiden Palestina, Yasser Arafat.
Selain itu, di sela-sela pertemuan, Menlu juga akan melakukan pembicaraan bilateral khusus dengan Menlu Palestina, Dr. Riad Malki.
Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) PLE Priatna mengatakan, Menlu akan berpartisipasi dalam sidang luar biasa GNB di Ramallah, Palestina, pada hari Minggu 5 Agustus besok. Dalam pertemuan di Ramallah, Indonesia akan menegaskan kembali pentingnya pengakuan atas Palestina.
”Kontribusi GNB mencapai perdamaian dan keadilan di Palestina harus dilakukan melalui langkah-langkah yang lebih konkret. Pertemuan ini diharapkan akan menghasilkan Deklarasi Solidaritas Khusus untuk Palestina (Special Solidarity Declaration for Palestine),” ujar Priatna menjelang keberangkatan Menlu di Kemenlu RI, Jakarta, Sabtu (4/8/2012).
Priatna menambahkan, Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan mengemukakan pendapatnya selama pertemuan GNB. Para Menlu dari negara Non-Blok bekumpul untuk membahas langkah tindak lanjut hasil pertemuan GNB bulan Mei 2011 di Sharm el Sheikh, Mesir, Mei 2011 lalu.
Selama kunjungan di Ramallah, Menlu akan secara langsung melihat situasi di Palestina. Marty dijadwalkan akan melakukan peninjauan lapangan ke wilayah pemukiman, dan kunjungan ziarah ke makam mantan Presiden Palestina, Yasser Arafat.
Selain itu, di sela-sela pertemuan, Menlu juga akan melakukan pembicaraan bilateral khusus dengan Menlu Palestina, Dr. Riad Malki.
()