Kamp pengungsi Palestina diserang, 20 orang tewas
Sabtu, 04 Agustus 2012 - 11:48 WIB
Kamp pengungsi Palestina diserang, 20 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com - Serangan tentara Suriah menewaskan setidaknya 20 orang di Yarmouk, kamp pengungsi Palestina terbesar di Suriah. Akibat pertempuran itu, puluhan ribu pengungsi Palestina kehilangan rumah mereka.
Saat ini, daerah Yarmouk telah porak poranda dan dipenuhi jasad yang hangus terbakar. Pasca serangan mortir, seluruh bangunan disana hancur, hanya tersisa puing-puing berasap.
“Serangan terhadap di Yarmouk itu keji, dan tidak bisa dibenarkan,” ujar Presiden Palestina Mahmoud Abbas, seperti dilansir Los Angeles Times, Sabtu (4/8/2012).
Lembaga bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan, 20 orang tewas dan 10 pengungsi Palestina lainnya terluka akibat serangan itu.
Serangan terjadi ketika pengungsi Palestina yang mayoritas beragama Islam sedang berbuka puasa. Selama Ramadan ini, lebih dari 100.000 penduduk di Yarmouk sudah kehilangan tempat tinggal mereka.
Sementara pasukan oposisi menyalahkan tentara Suriah yang telah memerangi pemberontak dengan strategi shelling. Strategi ini mengakibatkan warga sipil terkena dampak pertempuran antara Pemerintah Suriah dan kelompok oposisi.
Pertempuran bersenjata di Suriah telah menyebabkan ratusan ribu orang Palestina yang tinggal di Suriah berada pada posisi sulit.
Sekarang banyak warga Palestina mengungsi ke Yordania, bergabung dengan pengungsi Suriah lainnya. Terutama setelah tentara Suriah mencari pemberontak yang berada di kamp pengungsi Palestina di Yarmouk.
Saat ini, daerah Yarmouk telah porak poranda dan dipenuhi jasad yang hangus terbakar. Pasca serangan mortir, seluruh bangunan disana hancur, hanya tersisa puing-puing berasap.
“Serangan terhadap di Yarmouk itu keji, dan tidak bisa dibenarkan,” ujar Presiden Palestina Mahmoud Abbas, seperti dilansir Los Angeles Times, Sabtu (4/8/2012).
Lembaga bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan, 20 orang tewas dan 10 pengungsi Palestina lainnya terluka akibat serangan itu.
Serangan terjadi ketika pengungsi Palestina yang mayoritas beragama Islam sedang berbuka puasa. Selama Ramadan ini, lebih dari 100.000 penduduk di Yarmouk sudah kehilangan tempat tinggal mereka.
Sementara pasukan oposisi menyalahkan tentara Suriah yang telah memerangi pemberontak dengan strategi shelling. Strategi ini mengakibatkan warga sipil terkena dampak pertempuran antara Pemerintah Suriah dan kelompok oposisi.
Pertempuran bersenjata di Suriah telah menyebabkan ratusan ribu orang Palestina yang tinggal di Suriah berada pada posisi sulit.
Sekarang banyak warga Palestina mengungsi ke Yordania, bergabung dengan pengungsi Suriah lainnya. Terutama setelah tentara Suriah mencari pemberontak yang berada di kamp pengungsi Palestina di Yarmouk.
()