Assad puji tentara pemerintah Suriah
Kamis, 02 Agustus 2012 - 09:12 WIB
Assad puji tentara pemerintah Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Suriah Bashar al- Assad mengeluarkan sebuah pernyataan tertulis yang berisi pujian kepada para tentaranya yang menghadapi apa yang dia sebut sebagai “geng kriminal teroris”. Pernyataan tersebut dikeluarkan dalam rangka memperingati hari angkatan bersenjata Suriah kemarin, Rabu, 2 Juli.
“Nasib rakyat dan negara kita,di masa lalu, sekarang dan masa depan, bergantung pada pertempuran ini,” ujar Assad, seperti dikutip Reuters.
Menurut Assad, angkatan bersenjata telah membuktikan dengan menghadapi geng kriminal teroris di masa lalu, mereka memiliki daya juang dan suara hati laksana baja dan mereka adalah penjaga nilainilai rakyat.
“Kepercayaan kepada kalian semua begitu besar dan kepercayaan rakyat kepada kalian adalah kalian sebagai pembela semua ini,” ungkap Assad seperti diberitakan SANA dipublikasikan di majalah angkatan bersenjata Suriah.
Disana tidak dijelaskan, dimana keberadaan Assad saat ini dan kapan pernyataan itu dibuat. Misteri keberadaan presiden itu mengindikasikan meningkatnya kecemasan atas keselamatannya setelah pemboman di markas pertahanan di Damaskus dua pekan lalu.
Assad tengah berusaha menghentikan pemberontakan selama 17 bulan terhadap pemerintahannya. Bulan lalu pemberontak membawa pertempuran ke Damaskus. Mereka juga menguasai beberapa pos perbatasan dan sekarang sedang berjuang melawan pasukan Assad di kota terbesar Suriah, Aleppo.
“Nasib rakyat dan negara kita,di masa lalu, sekarang dan masa depan, bergantung pada pertempuran ini,” ujar Assad, seperti dikutip Reuters.
Menurut Assad, angkatan bersenjata telah membuktikan dengan menghadapi geng kriminal teroris di masa lalu, mereka memiliki daya juang dan suara hati laksana baja dan mereka adalah penjaga nilainilai rakyat.
“Kepercayaan kepada kalian semua begitu besar dan kepercayaan rakyat kepada kalian adalah kalian sebagai pembela semua ini,” ungkap Assad seperti diberitakan SANA dipublikasikan di majalah angkatan bersenjata Suriah.
Disana tidak dijelaskan, dimana keberadaan Assad saat ini dan kapan pernyataan itu dibuat. Misteri keberadaan presiden itu mengindikasikan meningkatnya kecemasan atas keselamatannya setelah pemboman di markas pertahanan di Damaskus dua pekan lalu.
Assad tengah berusaha menghentikan pemberontakan selama 17 bulan terhadap pemerintahannya. Bulan lalu pemberontak membawa pertempuran ke Damaskus. Mereka juga menguasai beberapa pos perbatasan dan sekarang sedang berjuang melawan pasukan Assad di kota terbesar Suriah, Aleppo.
()