22 tewas akibat serangan bom Al-Qaeda
Rabu, 01 Agustus 2012 - 20:28 WIB
22 tewas akibat serangan bom Al-Qaeda
A
A
A
Sindonews.com - Kelompok Al Qaeda diberitakan kembali meledakan dua buah bom di dua wilayah berbeda di Baghdad, Irak. Serangan bom ini kembali terjadi setelah kelompok Al Qaeda mengumumkan akan kembali melakukan serangan ofensif di bulan suci Ramadhan.
Seperti diberitakan World News Australia, Rabu (1/8/2012) ledakan dua buah bom milik Al Qaeda, 22 orang diberitakan mengalami luka-luka.
“Serangan pertama terjadi di Karranda pusat, Irak. Dalam ledakan itu, 12 orang diberitakan tewas, tujuh diantaranya petugas kepolisian. Sementara itu, 47 orang diberitakan mengalami luka-luka, termasuk 10 polisi,” ujar seorang pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Irak.
Menurut dia, aksi ledakan bom bunuh diri disertai bentrokan bersenjata. Serangan pertama menargetkan Direktorat Anti Terorisme. Serangan ini bertujuan membebaskan para tahanan. Sementara itu, pelaku penyerangan diperkirakan berjumlah tiga orang, mereka memasuki gedung Direktorat setelah sebuah bom mobil meledak di pintu gerbang utama.
Petugas medis melaporkan jumlah korban tewas berjumlah 19 orang, lima diantaranya petugas kepolisian. Sedangkan korban luka berjumlah 50 orang, meliputi 10 polisi. Akibat serangan ini, kaca-kaca pertokoan dan beberapa kendaraan yang terletak di sekitar gedung hancur dilaporkan hancur.
Seperti diberitakan World News Australia, Rabu (1/8/2012) ledakan dua buah bom milik Al Qaeda, 22 orang diberitakan mengalami luka-luka.
“Serangan pertama terjadi di Karranda pusat, Irak. Dalam ledakan itu, 12 orang diberitakan tewas, tujuh diantaranya petugas kepolisian. Sementara itu, 47 orang diberitakan mengalami luka-luka, termasuk 10 polisi,” ujar seorang pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Irak.
Menurut dia, aksi ledakan bom bunuh diri disertai bentrokan bersenjata. Serangan pertama menargetkan Direktorat Anti Terorisme. Serangan ini bertujuan membebaskan para tahanan. Sementara itu, pelaku penyerangan diperkirakan berjumlah tiga orang, mereka memasuki gedung Direktorat setelah sebuah bom mobil meledak di pintu gerbang utama.
Petugas medis melaporkan jumlah korban tewas berjumlah 19 orang, lima diantaranya petugas kepolisian. Sedangkan korban luka berjumlah 50 orang, meliputi 10 polisi. Akibat serangan ini, kaca-kaca pertokoan dan beberapa kendaraan yang terletak di sekitar gedung hancur dilaporkan hancur.
()