Topan Khanun tewaskan 88 warga Korut

Selasa, 31 Juli 2012 - 09:55 WIB
Topan Khanun tewaskan...
Topan Khanun tewaskan 88 warga Korut
A A A
Sindonews.com - Topan Khanun yang bertiup di wilayah Asia Timur pekan lalu menewaskan sedikitnya 88 orang di Korea Utara (Korut) dan menyebabkan 62,900 penduduk Korut kehilangan tempat tinggal dan terisolasi akibat krisis pangan kronis.

Seperti diberitakan oleh media resmi pemerintah Korut KCNA, berdasarkan data yang berhasil dihimpun, sejak 18 Juli hingga 24 Juli wilayah hujan deras yang disertai angin kencang telah merendam sedikitnya 12.030 rumah dan menghancurkan sejumlah pabrik, fasilitas pendidikan, unit pelayanan kesehatan.

Seperti diberitakan dalam Bloomberg, Senin 30 Juli 2012, petani Korut juga merugi pasalnya lahan pertanian wilayah lahan pertania seluas 4800 hektar lahan pertanian hancur Sementara 25,700 hektar lahan pertanian terendam banjir.

Fasilitas umum seperti jalan raya seluas 91.890 meter persegi dan tanggul sepanjang 160 km ikut hancur akibat banjir.

Badan perkiraan cuaca Korut memberitakan sampai pekan ini curah hujan di Korut masih tinggi, curah hujan tertinggi diperkirakan akan jatuh pada hari ini, terutama di pantai barat dan utara Provinsi Jagang di perbatasan Korea Utara dengan China. Sementara, kemarin curah hujan di Korut tercatat mencapai 150 milimeter.

Topan Khanun mulai melanda wilayah semenanjung Korea pada 18 Juli lalu menjadi pertanda masuknya musim hujan di wilayah Korut,

Wilayah pantai barat laut Korut menjadi wilayah yang terkena pukulan paling parah. Sebelum memasuki musim hujan, Korut menderita musim kering terparah dalam kurun waktu seabad. Akibat kekeringan, petani mengalami gagal paneng gandum, kentang dan barley.

Sebelumnya, Jerome Sauvage seorang warga Pyongyang yang menjadi koordinator PBB pada 12 Juni lalu menyatakan, sebanyak 16 juta dari 24 juta penduduk Korea Utara menderita kekurangan pangan, gizi buruk.

Sebanyak 2 juta orang dilaporkan mati akibat kelaparan sejak awal 1990-an, tahun dimana negara komunis ini mulai mengejar pengembangan nuklir, rudal dan mulai mengisolasi di dari lingkungan masyarakat internasional.
()
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
32 menit yang lalu
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
2 jam yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
6 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
8 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
10 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved