Rusia tuduh AS dalang pemboman petinggi militer Suriah
Kamis, 26 Juli 2012 - 12:37 WIB
Rusia tuduh AS dalang pemboman petinggi militer Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuduh Amerika Serikat (AS) sebagai dalang ledakan pemboman yang menewaskan para pejabat tinggi dan pejabat militer Suriah. Pernyataan Lavrov merupakan tanggapan atas pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoria Nuland. Sebelumnya, Nuland mengatakan serangan tersebut tidak mengejutkan.
"Ungkapan itu merupakan sebuah pembenaran atas tindakan teroris, seorang yang mengerti aksi tersebut," ungkap lavrov seperti diberitakan Xinhua, Kamis (26/7/2012).
Lavrov mengatakan, dia terkejut mengapa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) gagal untuk mengutuk serangan tesebut. Sementara Pemerintah Rusia menilai serangan itu sebagai tindakan teror dan mendesak pemerintah Suriah menangkap pihak yang seharusnya bertanggung jawab dalam serangan pemboman.
Diplomat Rusia itu juga mengkritk sikap Susan Rice, yang mengatakan aksi pemboman di Damaskus menuntut penegakan piagam PBB, yakni menjatuhkan sanksi atas penggunaan kekuatan. Dalam ledakan tersebut, Menteri Pertahanan Suriah Dawood Rajha diberitakan tewas bersama tiga pejabat senior lainnya.
"Ungkapan itu merupakan sebuah pembenaran atas tindakan teroris, seorang yang mengerti aksi tersebut," ungkap lavrov seperti diberitakan Xinhua, Kamis (26/7/2012).
Lavrov mengatakan, dia terkejut mengapa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) gagal untuk mengutuk serangan tesebut. Sementara Pemerintah Rusia menilai serangan itu sebagai tindakan teror dan mendesak pemerintah Suriah menangkap pihak yang seharusnya bertanggung jawab dalam serangan pemboman.
Diplomat Rusia itu juga mengkritk sikap Susan Rice, yang mengatakan aksi pemboman di Damaskus menuntut penegakan piagam PBB, yakni menjatuhkan sanksi atas penggunaan kekuatan. Dalam ledakan tersebut, Menteri Pertahanan Suriah Dawood Rajha diberitakan tewas bersama tiga pejabat senior lainnya.
()