Militer Suriah rebut basis utama pemberontak
Jum'at, 20 Juli 2012 - 14:14 WIB
Militer Suriah rebut basis utama pemberontak
A
A
A
Sindonews.com - Pasukan keamanan Suriah telah merebut kembali sejumlah wilayah yang dikuasai pemberontak bersenjata anti pemerintah. Sebagian besar wilayah al-Midan dekat Damaskus berhasil dikendalikan kembali oleh militer Suriah.
Pasukan militer Suriah dalam operasi penangkapan berhasil menyita beberapa senjata berat milik pemberontak, seperti amunisi, dan kendaraan yang dilengkapi dengan senapan mesin. Selain itu, militer Suriah dilaporkan telah berhasil merebut kembali wilayah Silqin, lokasi perbatasan Irak di Provinsi Idlib dan al-Bukamal.
Sejumlah pemberontak Suriah juga dilaporkan telah ditangkap di sejumlah perbatasan Suriah dengan Turki dan Irak. Pemberontak sempat mengusai wilayah al-Hawa dan Jarablus, kedua wilayah tersebut berdekatan dengan perbatasan Turki.
“Semua wilayah yang dikuasai pemberontak, termaksud dua pos perbatasan Turki telah berhasil diambil alih militer Suriah,” ujar seorang pejabat senior Irak, seperti dikutip dari BBC, Jumat (20/7/2012).
Pasca serangan di Damaskus, pemberontak Suriah melancarkan aksi penyerbuan ke perbatasan Irak. Sementara itu, Pemerintah Irak yang dikenal cukup solid dengan pemerintah Suriah mengancam akan menutup perbatasan antara Suriah dengan Irak
Sebelumnya, para pemberontak menganggap rezim Pemerintah Suriah akan lengser setelah ledakan bom menghancurkan ibu kota Damaskus dan menewaskan beberapa petinggi militer pada Rabu (18/7/2012).
Pasukan militer Suriah dalam operasi penangkapan berhasil menyita beberapa senjata berat milik pemberontak, seperti amunisi, dan kendaraan yang dilengkapi dengan senapan mesin. Selain itu, militer Suriah dilaporkan telah berhasil merebut kembali wilayah Silqin, lokasi perbatasan Irak di Provinsi Idlib dan al-Bukamal.
Sejumlah pemberontak Suriah juga dilaporkan telah ditangkap di sejumlah perbatasan Suriah dengan Turki dan Irak. Pemberontak sempat mengusai wilayah al-Hawa dan Jarablus, kedua wilayah tersebut berdekatan dengan perbatasan Turki.
“Semua wilayah yang dikuasai pemberontak, termaksud dua pos perbatasan Turki telah berhasil diambil alih militer Suriah,” ujar seorang pejabat senior Irak, seperti dikutip dari BBC, Jumat (20/7/2012).
Pasca serangan di Damaskus, pemberontak Suriah melancarkan aksi penyerbuan ke perbatasan Irak. Sementara itu, Pemerintah Irak yang dikenal cukup solid dengan pemerintah Suriah mengancam akan menutup perbatasan antara Suriah dengan Irak
Sebelumnya, para pemberontak menganggap rezim Pemerintah Suriah akan lengser setelah ledakan bom menghancurkan ibu kota Damaskus dan menewaskan beberapa petinggi militer pada Rabu (18/7/2012).
()