Annan temui Presiden Suriah
Senin, 09 Juli 2012 - 17:58 WIB
Annan temui Presiden Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Utusan PBB dan Liga Arab, Kofi Annan untuk kali ketiga sejak Maret lalu, kembali mengunjungi Suriah. Annan berencana melakukan pembicaraan dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Suriah, Jihad Makdissi mengatakan, pertemuan itu merupakan yang ketiga setelah pertemuan Maret dan Mei lalu. "Kunjungan Annan ke Suriah kali ini tidak lepas dari implementasi enam poin proposal perdamaian Annan bagi Suriah, Maret lalu" ungkap Makdissi seperti diberitakan dalam Presstv, Senin (9/7/2012).
Kunjungan Annan ke Suriah dilakukan setelah ia mengakui kegagalan implementasi enam point proposalnya. Sebelumnya, 100 negara menghadiri pertemuan persahabatan di Paris, Prancis. Mereka membahas transisi politik sebagai solusi untuk menyelesaikan krisis di Suriah.
Sementara itu, pertemuan tersebut diboikot oleh China dan Rusia. Keduanya menilai pertemuan persahabatan tidak diperlukan pertemuan sahabat berpihak pada satu kelompok, oposisi Suriah.
Setelah lebih dari 16 bulan aksi kekerasan di Suriah terus berlangsung. Sementara itu, korban jiwa terus berjatuhan sampai saat ini diperkirakan lebih dari puluhan ribu orang telah tewas. Penerapan proposal perdamian yang dilakukan oleh mantan Sekjen PBB Kofi Annan belum dilaksanakan sepenuhnya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Suriah, Jihad Makdissi mengatakan, pertemuan itu merupakan yang ketiga setelah pertemuan Maret dan Mei lalu. "Kunjungan Annan ke Suriah kali ini tidak lepas dari implementasi enam poin proposal perdamaian Annan bagi Suriah, Maret lalu" ungkap Makdissi seperti diberitakan dalam Presstv, Senin (9/7/2012).
Kunjungan Annan ke Suriah dilakukan setelah ia mengakui kegagalan implementasi enam point proposalnya. Sebelumnya, 100 negara menghadiri pertemuan persahabatan di Paris, Prancis. Mereka membahas transisi politik sebagai solusi untuk menyelesaikan krisis di Suriah.
Sementara itu, pertemuan tersebut diboikot oleh China dan Rusia. Keduanya menilai pertemuan persahabatan tidak diperlukan pertemuan sahabat berpihak pada satu kelompok, oposisi Suriah.
Setelah lebih dari 16 bulan aksi kekerasan di Suriah terus berlangsung. Sementara itu, korban jiwa terus berjatuhan sampai saat ini diperkirakan lebih dari puluhan ribu orang telah tewas. Penerapan proposal perdamian yang dilakukan oleh mantan Sekjen PBB Kofi Annan belum dilaksanakan sepenuhnya.
()