Timor Leste pilih anggota parlemen

Minggu, 08 Juli 2012 - 01:18 WIB
Timor Leste pilih anggota...
Timor Leste pilih anggota parlemen
A A A
Sindonews.com – Warga Timor Leste sejak Sabtu pagi telah mendatangi tempat pemungutan suara untuk memilih anggota parlemen. Pemimpin Partai Kongres Pembangunan Kembali Timor Leste (CNRT) Xanana Gusmao ikut memberikan suara.

Sebanyak 21 partai politik bersaing untuk memenangkan 65 kursi di parlemen. Pemungutan suara yang melibatkan sekitar 645.000 orang warga Timor Leste ini akan ditutup pukul 15.00 waktu setempat, atau sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebanyak 500 orang pengamat dari 30 lembaga pengawas internasional mengawal jalannya pemungutan suara. Namun, hanya dua partai besar yang akan mendominasi perolehan suara dalam pemilu parlemen kali ini, yaitu (CNRT) yang dipimpin Xanana Gusmao dan Partai Fretilin yang pernah menguasai mayoritas kursi parlemen.

Pemilu parlemen itu dianggap sebagai langkah strategis untuk menilai sejauhmana kesiapan Timor Leste dalam menjaga keamanan negara, setelah ada rencana penarikan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dari negara itu setelah enam tahun berada di sana.

Krisis politik yang menimpa Timor Lester tahun 2006 lalu telah menyebabkan puluhan orang tewas dan puluhan ribu orang mengungsi. Selain itu, empat tahun silam aksi kekerasan dan perpecahan pada militer Timor Leste diwarnai dengan upaya pembunuhan Presiden Jose Ramos-Horta yang gagal.

Masyarakat di ibu kota Dili berharap pemilu parlemen ini akan membawa perubahan lebih baik di negara yang berpenduduk sekitar 1,1 juta orang tersebut. "Saya ingin pemerintah memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan fasilitas kesehatan," kata seorang petani berusia 55 tahun, di dekat TPS di kawasan Farol, Dili, Martinho Afonso.

Martinho juga meminta agar siapapun yang terpilih dapat mengurangi angka kemiskinan, terutama di daerah pedesaan, dimana banyak orang tidak memiliki rumah, tidak ada listrik dan air.

Sejumlah laporan mengungkapkan, meskipun Timor Leste memiliki kekayaan minyak bumi dan gas di lepas pantai, tetapi negara berukuran kecil ini termasuk dalam daftar negara-negara miskin di dunia. Timor Leste masih dilanda persoalan kekurangan gizi, masalah kekerasan, serta angka pengangguran dan korupsi yang tinggi.

Saat ini, Timor Leste yang telah menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Bahkan negara ini juga bertekad untuk terus memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat konflik serta pertumpahan darah selama bertahun-tahun, sejak diduduki Indonesia pada 1975 dan berakhir dalam referendum 1999.

Mantan gerilyawan di masa pendudukan Indonesia, Taur Matan Ruak sekarang menjabat sebagai Presiden Timor Leste yang baru, setelah memenangkan pemilu Presiden pada April lalu. Taur Matan Ruak menggungguli pesaingnya, mantan Presiden Ramos Horta dan pemimpin oposisi Francisco Guterres. Dia berhasil meraih 61% suara, unggul dari Francisco Guterres yang hanya memperoleh 39% suara.
()
Berita Terkait
Kunjungi PBNU, Presiden...
Kunjungi PBNU, Presiden Timor Leste Bahas Kerja Sama Kemanusiaan
Jokowi Sambut José...
Jokowi Sambut José Ramos-Horta, Sepakati Kerja Sama Indonesia - Timor Leste
Latihan Timnas Timor...
Latihan Timnas Timor Leste Jelang Menghadapi Indonesia
Momen Ngopi Santai Presiden...
Momen Ngopi Santai Presiden Timor Leste Ramos-Horta di Jaksel Bahas Kerja Sama Kreatif
Terkendala Biaya, Timor...
Terkendala Biaya, Timor Leste Mundur dari Kualifikasi Piala Asia U-17 2023
Hasil Babak Pertama...
Hasil Babak Pertama Timnas Indonesia vs Timor Leste: Skuad Garuda Hujani Gawang El Lafaek
Berita Terkini
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
29 menit yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
1 jam yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
1 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
10 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
11 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
12 jam yang lalu
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved