Ikhwanul Muslimin tak biarkan revolusi Mesir gagal

Jum'at, 15 Juni 2012 - 11:49 WIB
Ikhwanul Muslimin tak...
Ikhwanul Muslimin tak biarkan revolusi Mesir gagal
A A A
Sindonews.com - Keputusan pembubaran Parlemen Mesir dan mengizinkan mantan Perdana Menteri (PM) Mesir Ahmed Shafiq mengikuti pemilu presiden putaran kedua oleh Mahkamah Agung, dinilai sebagai upaya untuk menggagalkan tahapan revolusi rakyat Mesir.

"Keputusan Mahkamah Agung Mesir mengindikasikan bahwa ada beberapa orang yang ingin terus mencari, memperjuangkan dan merencanakan sesuatu yang buruk terhadap rakyat Mesir," ujar bakal presiden dari Partai Ikhwanul Muslimin Mohammed Morsi, seperti diberitakan dalam Aljazeera, Jumat (15/6/2012).

Namun Morsi meyakini, revolusi Mesir akan terus berjalan. Keputusan Mahkamah Agung untuk membubarkan parlemen tidak akan menimbulkan dampak sebesar kudeta militer. "Saya menyukai kekuatan militer," ungkap Morse.

Seperti diberitakan dalam presstv, Morsi menyerukan kepada rakyat Mesir tetap mendukung dan melindungi proses revolusi Mesir dengan mendatangi pos pemilihan suara pada 16 dan 17 Juni mendatang.

Morsi memperingatkan, tidak akan membiarkan kecurangan dalam pemilihan umum akan kembali terjadi seperti era pemerintahan Mantan Presiden Hosni Mubarak.

Morsi berusaha meyakinkan rakyat Mesir, apa yang saat ini terjadi merupakan upaya kelompok minoritas untuk membungkam suara rakyat demi melindungi kepentingan kelompok mereka.
()
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
2 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
2 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
4 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
5 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
6 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved