Sanksi akan rusak peluang kesepakatan

Rabu, 30 Mei 2012 - 09:14 WIB
Sanksi akan rusak peluang...
Sanksi akan rusak peluang kesepakatan
A A A
Sindonews.com – Iran memperingatkan negara-negara Barat yang menekan Teheran dengan berbagai sanksi saat proses perundingan, akan merusak peluang mencapai kesepakatan.

”Pendekatan melakukan tekanan seiring proses negosiasi tidak akan pernah bekerja. Negara-negara itu seharusnya tidak masuk negosiasi dengan kesalahan menafsirkan dan khayalan semacam itu,” tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran Ramin Mehmanparast, kemarin, dikutip Reuters. Mehmanparast menjelaskan bahwa Barat memiliki konsepsi yang salah.

”Ini akan menghentikan mereka dari mendapatkan kesepakatan konstruktif dan cepat,” tuturnya pada jaringan Press TV. Barat meningkatkan tekanan sanksi terhadap Iran terkait program nuklirnya. Amerika Serikat (AS) dan aliansinya menuduh Teheran mengembangkan kemampuan senjata nuklir.

Namun, tuduhan ini disangkal oleh Iran. Negeri Mullah itu menegaskan hanya tertarik menggunakan energi nuklir untuk pembangkit listrik dan tujuan damai lainnya. Undang-Undang AS yang menargetkan industri minyak Iran akan berlaku pada 28 Juni, beberapa hari setelah pertemuan antara Iran dan kekuatan dunia di Moskow, Rusia. (wbs)

()
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
11 menit yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
1 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
3 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved