19 tewas akibat hujan es di China

Jum'at, 11 Mei 2012 - 18:06 WIB
19 tewas akibat hujan...
19 tewas akibat hujan es di China
A A A
Sindonews.com - 19 orang dilaporkan tewas, sementara 45 orang dinyatakan hilang setelah hujan es melanda wilayah Minxian, provinsi Gansu, China.

Biro Distrik menyatakan, badai yang membawa muatan hujan es berlangsung hanya satu jam dari pukul 05.00-06.00 waktu setempat, namun berdampak sangat besar bagi 17 distrik.

Selain itu, akibat badai lima orang juga mengalami luka serius, saat ini kelimanya telah dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu 1903 warga setempat telah di evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pasokan listrik di enam kota sempat terputus, beberapa rumah sakit, sekolah dan 7374 hektar lahan pertanian rusak berat. Sejumlah fasilitas lalu lintas dilaporkan juga rusak berat.

Pemerintah provinsi Gansu telah mengutus tim unutk melakukan evakuasi warga setempat.
Kota Chabu adalah kota yang mengalami rusak parah. Sebanyak 800 warga diungsikan ke sekolah dasar dan juga kantor pemerintah, kota ini terletak diketinggian 2000m.

“Pemerintah daerah Minxian telah mengirimkan bantuan berupa mie instan dan air kemasan kepada para pengungsi," jelas Kepala Biro Distrik Yan Yufeng seperti diberitakan dala Xinhuanet, Jumat (11/5/2012)
()
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
25 menit yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
55 menit yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
1 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
1 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
2 jam yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved