Korut langgar perjanjian, AS siapkan sanksi berat

Rabu, 18 April 2012 - 14:25 WIB
Korut langgar perjanjian,...
Korut langgar perjanjian, AS siapkan sanksi berat
A A A
Sindonews.com - Gagal meluncurkan satelit, Korea Utara (Korut) kesal. Secara sepihak, Korut memutuskan perjanjian dengan Amerika Serikat yang dibuat Februari lalu.

Seperti diberitakan dalam media resmi Pemerintah Korut, melalui menteri luar negeri, Korut menolak kecaman Dewan Keamanan PBB. Mereka juga menuduh Pemerintah AS sebagai pihak pertama yang melanggar janji yang dibuat pada Februari lalu.

"Kini kami bisa melakukan tindakan balasan. Saat ini kami telah bebas dan tidak terikat perjanjian dengan pihak mana pun," demikian pernyataan Menlu Korut seperti diberitakan dalam BBC.co.uk, Rabu (18/4/2012).

"AS adalah pihak yang harus bertanggung jawab atas segala konsekuansi ke depan. Perdamian sangat berharga, namun kehormatan bangsa ini jauh lebih mahal bagi Korut," tegas Menlu Korut.

Korut menilai AS telah gagal menghormati kesepakatan yang dibuat pada Februari lalu. Pasalnya, AS memutuskan untuk menghentikan bantuan pangan kepada Korut.

Sebagai bagian dari kesepakatan dengan AS, bulan lalu Korut mengundang Badan Nuklir PBB untuk melakukan peninjauan nuklir di Korut. Badan pengawas nuklir PBB mengatakan, saat ini tidak ada lagi kesempatan untuk mengunjungi Korut.

Menanggap pernyataan Korut, AS mengatakan pemutusan sepihak Korut berarti penetapan sanksi ulang sesuai resolusi DK PBB pada 2009. Sebelumnya, setelah peluncuran satelit pada Senin 16 April, DK PBB telah memerintahkan untuk mengeluarkan sanksi lebih berat.
()
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
25 menit yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
2 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
4 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved