Kampanye Obama capai USD53 juta

Selasa, 17 April 2012 - 09:45 WIB
Kampanye Obama capai...
Kampanye Obama capai USD53 juta
A A A
Sindonews.com - Menjelang digelarnya pemilu Presiden Amerika Serikat (AS), calon incumbent dari Partai Demokrat Barack Obama telah berhasil meraup lebih dari USD53 juta (Rp486,4 miliar) dana untuk kampanye selama Maret 2012.

Angka ini memperlihatkan terjadinya lompatan dalam penggalangan dana dari bulan sebelumnya. Lebih dari 567.000 pendonor menyumbangkan uangnya untuk Obama dan 97% donasi berjumlah USD250 atau kurang, dengan rata-rata donasi mencapai sekitar USD50,78.

Lebih dari 190.000 orang adalah orang yang pertama kali menyumbang pada Maret lalu. Kubu kampanye Obama dan sekutu Partai Demokrat berhasil meraup lebih dari USD45 juta pada Februari lalu.

"Ini benarbenar bagaimana semuanya berjalan. Orang membangun organisasi ini dengan uang USD5 dan USD10 untuk mengalahkan (calon kandidat presiden dari Republikan) Mitt Romney," papar manajer kampanye Obama Jim Messina dalam sebuah video, seperti dikutip Reuters.

Romney, mantan Gubernur Massachusetts, diperkirakan bakal menjadi calon presiden dari Republikan untuk menantang Obama dalam pemilu 6 November mendatang. (san)
()
Berita Terkini
Jelang Pencaplokan Tepi...
Jelang Pencaplokan Tepi Barat, Israel Luncurkan Sistem Elektronik Pendaftaran Tanah Warga Palestina
3 jam yang lalu
Drone Hizbullah Jadi...
Drone Hizbullah Jadi Tantangan Medan Perang Paling Mematikan bagi Israel
5 jam yang lalu
PBB Masukkan Israel...
PBB Masukkan Israel dalam Daftar Hitam Kekerasan Seksual, Zionis Bekukan Hubungan dengan Guterres
7 jam yang lalu
AS Dituding Sengaja...
AS Dituding Sengaja Dorong Warga Kuba ke dalam Kelaparan
7 jam yang lalu
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
8 jam yang lalu
Tak Ada Dana dari Para...
Tak Ada Dana dari Para Donor, BoP Gaza Bentukan Trump Terancam Runtuh
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved