Edan, 7 orang tewas ditembak di Universitas Oikos
Selasa, 03 April 2012 - 10:30 WIB
Edan, 7 orang tewas ditembak di Universitas Oikos
A
A
A
Sindonews.com - One Goh, seorang pria berusia 43 tahun melakukan aksi penembakan brutal terhadap beberapa orang di sebuah perguruan tinggi di California. Tujuh di antara sepuluh orang korbannya tewas, sementara tiga lainnya luka-luka.
Aksi penyerangan terjadi Senin pagi waktu setempat. Petugas mendapat informasi ada penembakan brutal pada pukul 10.30 pagi. Petugas kepolisian dengan senjata lengkap tiba di Universitas Oikos, siang hari. Lima orang ditemukan sudah tidak bernyawa, sementara dua lainya sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nahas nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Polisi Oakland, Howard Jordan mengatakan bahwa pria yang dikabarkan berkebangsaan Korea itu melepaskan tembakan di ruang kelas di Universitas Oikos. Namun, Goh tidak memiliki motif penembakan.
"Aksi penembakan ini sangat brutal. Kami menemukan jasad kelima korban yang tewas di ruang kelas, di luar gedung. Mereka berusaha melarikan diri. Kami juga menemukan beberapa orang bersembunyi dibeberapa ruangan, mereka terlihat sangat ketakutan, “ungkap Jordan seperti diberitakan dalam BBC.co.uk, Selasa (3/2/2012)
Setelah melakukan aksi penebakan, Goh melarikan diri. Namun, akhirnya ia menyerahkan diri di sebuah supermarket di kota Alameda.
Pendeta Jong Kim mengatakan bahwa ia mendengar sekitar 30 tembakan dari dalam ruang kerjanya. Sang penembak adalah mantan seorang mahasiswa keperawatan Universitas tersebut. Universitas Oikos adalah sebuah lembaga keagamaan swasta yang menawarkan program studi dalam teologi, musik dan keperawatan.
Aksi penyerangan terjadi Senin pagi waktu setempat. Petugas mendapat informasi ada penembakan brutal pada pukul 10.30 pagi. Petugas kepolisian dengan senjata lengkap tiba di Universitas Oikos, siang hari. Lima orang ditemukan sudah tidak bernyawa, sementara dua lainya sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nahas nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Polisi Oakland, Howard Jordan mengatakan bahwa pria yang dikabarkan berkebangsaan Korea itu melepaskan tembakan di ruang kelas di Universitas Oikos. Namun, Goh tidak memiliki motif penembakan.
"Aksi penembakan ini sangat brutal. Kami menemukan jasad kelima korban yang tewas di ruang kelas, di luar gedung. Mereka berusaha melarikan diri. Kami juga menemukan beberapa orang bersembunyi dibeberapa ruangan, mereka terlihat sangat ketakutan, “ungkap Jordan seperti diberitakan dalam BBC.co.uk, Selasa (3/2/2012)
Setelah melakukan aksi penebakan, Goh melarikan diri. Namun, akhirnya ia menyerahkan diri di sebuah supermarket di kota Alameda.
Pendeta Jong Kim mengatakan bahwa ia mendengar sekitar 30 tembakan dari dalam ruang kerjanya. Sang penembak adalah mantan seorang mahasiswa keperawatan Universitas tersebut. Universitas Oikos adalah sebuah lembaga keagamaan swasta yang menawarkan program studi dalam teologi, musik dan keperawatan.
()