Kofi Annan siap berunding dengan al-Assad
Kamis, 01 Maret 2012 - 13:43 WIB
Kofi Annan siap berunding dengan al-Assad
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Sekretaris Jendral Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) Kofi Annan bertemu dengan Ban Ki-moon untuk merundingkan persiapan menuju Suriah. Kedua tokoh ini berencana membantu penyelesaian krisis yang terjadi di negeri jazirah Arab tersebut.
Pertemuan awal ini, menurut Kofi Annan, bertujuan agar dirinya dengan Ban Ki-moon memiliki satu suara.
"Rencana untuk menyelesaikan krisis internal Suriah akan sukses jika dicapai melalui upaya mediasi. Sementara itu PBB dan Liga Arab telah menunjuk saya untuk memimpin mediasi ini," ungkap Annan setelah perundingan dengan PBB dan Liga Arab seperti dikutip dari Al-jazeera Kamis (1/3/2012)
Annan mengatakan segera mengunjungi Damaskus untuk mencoba menyelesaikan krisis tersebut. Dia juga menduga, Presiden Suriah Bashar al-Assad tampaknya tidak akan setuju untuk bertemu dengan dirinya.
"Saya harus menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan saya dengan detail sebelum saya memasuki Suriah," paparnya.
Annan menyayangkan aksi kekerasan yang terjadi di Suriah. Kunjungannya ke Suriah membawa sebuah pesan yang jelas, yakni untuk menghentikan aksi pembunuhan dan kekerasan, dan memberikan akses masuk bagi kelompok Hak Asasi Manusia.
“Dalam upaya penyelesaian krisis ini tidak hanya saya yang akan terlibat, tetapi Assad juga harus telibat dalam seluruh proses ini,” tambah Annan.
Sebagai mediator, Annan mengatakan dia membawa misi yang sangat berat dan menantang. Selain itu, dia menginginkan agar krisis ini diselesaikan dengan cara damai dan demokratis bagi rakyat Suriah.
Sementara itu, sejumlah perwakilan diplomatik telah meninggalkan Suriah seminggu setelah pasukan tentara menyerang Homs, kota terbesar ketiga di Suriah.
Serangan terbaru yang terjadi tadi malam Rabu 29 Februari 2012. Listrik terpaksa dipadamkan saat pasukan pemerintah bentrok dengan kelompok oposisi Bab Amr. Kelompok oposisi mengatakan lokasi pertempuran terjadi di lapangan sepakbola Al-Bassel di pinggiran Bab Amr.(azh)
Pertemuan awal ini, menurut Kofi Annan, bertujuan agar dirinya dengan Ban Ki-moon memiliki satu suara.
"Rencana untuk menyelesaikan krisis internal Suriah akan sukses jika dicapai melalui upaya mediasi. Sementara itu PBB dan Liga Arab telah menunjuk saya untuk memimpin mediasi ini," ungkap Annan setelah perundingan dengan PBB dan Liga Arab seperti dikutip dari Al-jazeera Kamis (1/3/2012)
Annan mengatakan segera mengunjungi Damaskus untuk mencoba menyelesaikan krisis tersebut. Dia juga menduga, Presiden Suriah Bashar al-Assad tampaknya tidak akan setuju untuk bertemu dengan dirinya.
"Saya harus menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan saya dengan detail sebelum saya memasuki Suriah," paparnya.
Annan menyayangkan aksi kekerasan yang terjadi di Suriah. Kunjungannya ke Suriah membawa sebuah pesan yang jelas, yakni untuk menghentikan aksi pembunuhan dan kekerasan, dan memberikan akses masuk bagi kelompok Hak Asasi Manusia.
“Dalam upaya penyelesaian krisis ini tidak hanya saya yang akan terlibat, tetapi Assad juga harus telibat dalam seluruh proses ini,” tambah Annan.
Sebagai mediator, Annan mengatakan dia membawa misi yang sangat berat dan menantang. Selain itu, dia menginginkan agar krisis ini diselesaikan dengan cara damai dan demokratis bagi rakyat Suriah.
Sementara itu, sejumlah perwakilan diplomatik telah meninggalkan Suriah seminggu setelah pasukan tentara menyerang Homs, kota terbesar ketiga di Suriah.
Serangan terbaru yang terjadi tadi malam Rabu 29 Februari 2012. Listrik terpaksa dipadamkan saat pasukan pemerintah bentrok dengan kelompok oposisi Bab Amr. Kelompok oposisi mengatakan lokasi pertempuran terjadi di lapangan sepakbola Al-Bassel di pinggiran Bab Amr.(azh)
()