20 WNI kembali dievakuasi dari Suriah

Selasa, 28 Februari 2012 - 12:26 WIB
20 WNI kembali dievakuasi...
20 WNI kembali dievakuasi dari Suriah
A A A
Sindonews.com - Sedikitnya 20 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdiri dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) dievakuasi dari Ibu Kota Suriah-Damaskus hari ini.

Para WNI ini dijadwalkan tiba di Jakarta, dengan menggunakan pesawat Etihad EY 472 ETA sekira pukul 14.15 WIB pada 29 Februari 2012.

"Ke-20 TKI PLRT itu dalam kondisi selamat dan baik, saat ini ada sembilan TKI PLRT yang berhasil dievakuasi dari wilayah konflik di Suriah," ujar Direktur Informasi dan Media P.L.E. Priatna, di Pejambon, saat meneruskan laporan dari KBRI Damaskus dan Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia-Kemenlu, Selasa (28/02/2012).

Ditambahkan dia, ke-20 WNI yang berhasil dievakuasi dari wilayah konflik terdiri atas enam TKI PLRT dari Homs, satu TKI PLRT dari Hama dan dua TKI PLRT dari Damascus Countryside.

Dia menambahkan, ke 20 WNI itu renacananya akan tiba dan diserahterimakan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Satuan Tugas (Satgas) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus sampai dengan 24 Februari 2012 telah menyelesaikan pengurusan exit permit bagi 20 WNI yang semua merupakan TKI PLRT.

"Ke-20 (dua puluh) WNI/TKI PLRT tersebut akan diserahterimakan dari Kementerian Luar Negeri, kepada pihak BNP2TKI di TKI Lounge Bandara Soekarno Hatta untuk kemudian difasilitasi kepulangannya ke daerah asal masing-masing oleh BNP2TKI," tambah Direktur PWNI Tatang Razak.

Berikut nama-nama WNI/TKI PLRT yang dievakuasi:
- Aryati bt Sana (Banten)
- Ani Laisah Amin (Lampung Selatan)
- Rustiah Ropadi (Indramayu)
- Atikah Anwar (Cianjur)
- Mariah bt Mardiyah Sumarudin (Lombok Barat)
- Nunung Idik (Sukabumi)
- Tinem bt. Ruscaman Salep (Indramayu)
- Riyanti bt Dartum Samad (Tangerang)
- Etikartini bt Karya Mocin (Indramayu)
- Wasni bt Raski (Indramayu)
- Basriyah Romadin (Pamekasan)
- Mariyati bt Kamdi Kenik (Cirebon)
- Kuniah bt Rokani (Indramayu)
- Eneng Rohati bt Uding Bisri (Sukabumi)
- Atiyah bt Ata (Tangerang)
- Aspiyah Bani (Serang)
- Lina Wati (Bogor)
- Dewi bt Wawan (Cirebon)
- Tati Sabtibi (Purwakarta)
- Kureni bt Kasmita Caska (Indramayu)

(san)
()
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
13 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved