Yunani akan gelar pemilu

Selasa, 14 Februari 2012 - 13:45 WIB
Yunani akan gelar pemilu
Yunani akan gelar pemilu
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Yunani mengumumkan bahwa pada April mendatang akan mengelar Pemilihan Umum (Pemilu) untuk menggantikan Perdana Menteri Sementara Yunani, Lucas Papademos.

Saat Papademos menggantikan Perdana Menteri George Papandreou, Papademos mengatakan bahwa ia tidak berminat menghabiskan masa jabatan Papandreou selama dua tahun mendatang.

Pengumuman ini datang setelah Parlemen Yunani memutuskan untuk mengetujui keputusan Papademos untuk mengambil langkah-langkah penghematan yang bertujuan untuk menyelamatkan kondisi perekonomian Yunani dari kebangkrutan.

"Pemerintah memiliki sisa waktu setengah bulan. Pemerintahan akan diakhiri pada bulan maret dan pemilu ulang akan diadakan pada April mendatang," ungkap Pantelis Kapsis, juru bicara pemerintah seperti dikutip dalam Al-jazeera, Senin (13/2/2012)

Papademos mengatakan bahwa ia hanya memiliki satu tujuan, yakni menegosiasikan dana pinjaman utang bagi Yunani dan memastikan Yunani memenuhi semua syarat peminjaman yang diajukan oleh Eropa.

Aksi unjuk rasa menolak langkah penghematan yang akan dilakukan oleh pemerintah Yunani berakhir ricuh.

Pemadam kebakaran di kerahkan untuk menghentikan kobaran api yang membakar sejumlah bangunan di Ibu kota Athena dan membersihkan puing-puing yang berserakan di jalanan.

Pemerintah mencatat setidaknya ada 45 gedung terbakar, menjadi sasaran anarkis para pengunjuk rasa, satu diantaranya adalah sebuah bioskop tertua di Athena. Puluhan bangunan turut menjadi sasaran aksi penjarahan seperti cafe dan toko.

Bau gas air mata yang digunakan untuk mengusir para demostran masih tercium di jalanan, beberapa orang tersedak saat mencim baunya.

Dalam aksi kerusuhan kemarin, petugas kepolisan menangkap 74 orang dan menahan 92 orang yang diduga memicu terjadinya kebakaran gedung-gedung.

Pihak berwenang Yunani mengatakan, 106 petugas kepolisian terluka akibat menjadi sasaran serangan bom molotov dan lemparan batu. 70 orang pengunjuk rasa di kabarkan terluka dalam aksi unjuk rasa ini.(azh)
()
Berita Terkini
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
5 menit yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
1 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
1 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
3 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
7 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved