Lima demonstran Maroko bakar diri

Jum'at, 20 Januari 2012 - 18:54 WIB
Lima demonstran Maroko...
Lima demonstran Maroko bakar diri
A A A
Sindonews.com - Lima orang di Maroko melakukan aksi bakar diri di tengah berlangsungnya aksi demonstrasi atas meluasnya angka pengangguran di Maroko. Tiga orang di antaranya mengalami luka bakar serius dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Casablanca.
Setidaknya, 160 orang bergabung dalam aksi demostrasi yang digelar di gedung administrasi Departemen Pendidikan Tinggi di Rabat, Maroko. Aksi demostrasi ini telah berlangsung selama dua minggu.

Saat aksi demonstrasi ini berlangsung, para demonstran tidak mendapatkan pasokan makanan dari luar. Para pendukung aksi yang mencoba membawa masuk makanan dihadang oleh pasukan keamanan.

Kelima pemuda ini kemudian menyiram diri dengan cairan kemudian membakar diri mereka. Dua orang yang terbakar berlari melompati pagar kemudian mengumpulkan roti yang dilemparkan oleh para simpatisan. Para demostran lain ikut bergabung memungut roti-roti.

“Pihak berwenang mencegah mereka menerima makanan dan minuman dari luar. Lima orang tersebut pergi keluar untuk mendapatkan makanan dan mengancam akan membakar diri mereka jika tidak diberikan izin keluar,” ungkap Youssef al-Rissouni seseorang Komisi Hak Asasi Manusia Maroko seperti dikutip dalam Assosiated Press, Jumat (20/1/2012)

Para demostran menuntut pemerintah atas rendahnya kesempatan kerja bagi lulusan sarjana. Aksi demonstrasi menuntut pemerintah untuk menyediakan lapangan pekerjaan sudah sering terjadi di beberapa kota dan seringkali berujung pada aksi bentrok. Polisi pada akhirmya terpaksa membubarkan para demostran dengan cara kekerasan.

Ketidakseimbangan jumlah penduduk dan jumlah lapangan kerja di Maroko terus meningkat. Angka penganguran resmi nasional Maroko mengalami peningkatan dari 9,1 persen menjadi 16 persen lulusan sarjana.

Pemerintah Perdana Menteri Abdelilah Benkirane yang terpilih pada November 2011 sebelumnya telah menjanjikan akan memperbaiki fasilitas kesehatan, pendidikan dan akan membuka 200 ribu lapangan kerja baru melalui investasi publik dan swasta.(azh)
()
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
15 menit yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
1 jam yang lalu
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
2 jam yang lalu
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
5 jam yang lalu
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
6 jam yang lalu
Infografis
Jadi Target Rudal Houthi,...
Jadi Target Rudal Houthi, Kapal Induk AS Terpaksa Melarikan Diri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved