Rusia latihan sistem rudal antarbenua

Selasa, 17 Januari 2012 - 10:04 WIB
Rusia latihan sistem...
Rusia latihan sistem rudal antarbenua
A A A
Sindonews.com - Pasukan rudal strategis Rusia, Strategic Missile Forces (SMF), berencana mengelar serangkaian latihan sistem rudal mobile. SMF merupakan pasukan artileri kedua dalam militer Rusia.

Juru bicara SMF Kolonel Vadim Koval mengatakan latihan kali ini akan menyertakan peluru kendali (rudal) balistik antar benua milik Rusia yakni Topol (SS-25 Sikle), Topol-M (SS-27 Sickle B), and Yars (RS-24).

"Dari tanggal 16 Januari sampai dengan 3 Februari mendatang, SMF akan mengelar latihan patroli, kamulflase, peluncuran prosedur latihan siaga tinggi," tutur Koval seperti dikutip dalam ria novosti, Selasa (17/1/2012).

SMF berencana untuk mengadakan lebih dari 100 latihan taktis pada semester pertama

Januari 2012. SMF akan mengoperasikan 162 sistem mobile Topol, 18 sistem mobile Topol-M dan 15 sistem mobile Yars sistem.

Topol maupun Yars merupakan peluru kendali balistik antar benua yang mampu mencapai sasaran sejauh 10.500 kilometer sampai 12.000 kilometer, dengan membawa muatan senjata nuklir seberat satu ton. Sistem mobile ditempatkan di Rusia dan Siberia.(azh)

()
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
2 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
3 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
4 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
5 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
5 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved