Myanmar tandatangani perjanjian dengan pemberontak Karen

Kamis, 12 Januari 2012 - 19:51 WIB
Myanmar tandatangani...
Myanmar tandatangani perjanjian dengan pemberontak Karen
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Myamar menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan Pemberontak Karen. Kedua pihak tengah melakukan dialog untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung selama 62 tahun.

Pemerintah dan 19 delegasi dari anggota Karen National Union (KNU) menyepakati 11 prinsip dan dua pernjanjian mengikat untuk mengakhiri baku tembak antara dua pihak. Mereka juga akan memulai dilaog untuk menyelesaikan perselisihan politik antara keduanya.

Gencatan senjata ini menjadi langkah maju untuk pencabutan sanksi terhadap Myanmar yang sudah berlangsung selama dua dekade, oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE). Sebelumnya, Myanmar sudah melakukan perdamaian dengan milisi etnis sebagai pengkajian ulang dari embargo.

Pembicaraan damai sebenarnya sudah dilakukan sebanyak enam kali sejak 1949. Namun tidak pernah ada perjanjian mengikat yang pernah diraih oleh kedua belah pihak.

Deputi Ketua Delegasi KNU Saw David Htaw mengatakan, iklim perubahan yang terjadi di Myanmar saat ini membuat dialog makin mudah dijalani.

"Kami tidak pernah merasa yakin, seperti halnya dalam perundingan kali ini. Perdamaian tidak dapat dihindari lagi saat ini. Tentunya hal ini merupakan sesuatu yang harus kami jalani tanpa kegagalan," ucap Htaw seperti dikutip Reuters, Kamis (12/1/2012).

"Rakyat sudah merasakan horor dimasa perang. Saya yakin mereka saat ini merasa senang mendengar kabar ini," jelasnya.

Lewat sayap militernya KNLA, pihak KNU terus melawan pemerintahan junta militer Myanmar demi mendapat otonomi luas sejak 1949. Peperangan tersebut berlangsung satu tahun setelah Myanmar mendapatkan kemerdekaan dari Inggris.
()
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
1 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
2 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
4 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
5 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
6 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved