Ratu Elizabeth Kobarkan Semangat Perang Dunia II untuk Kalahkan Corona

Senin, 06 April 2020 - 13:26 WIB
Ratu Elizabeth Kobarkan...
Ratu Elizabeth Kobarkan Semangat Perang Dunia II untuk Kalahkan Corona
A A A
LONDON - Ratu Elizabeth II dari Kerajaan Inggris mengatakan orang-orang Inggris akan mengalahkan wabah virus corona COVID-19 jika mereka tetap teguh dalam menghadapi lockdown dan isolasi diri. Dia juga mengobarkan semangat Perang Dunia (PD) II untuk mengalahkan pandemi tersebut.

Dalam pidato yang disiarkan stasiun televisi, ratu meminta warga Inggris untuk menunjukkan tekad dari leluhur mereka dan menunjukkan bahwa mereka sekuat generasi di masa lalu.

"We'll Meet Again," katanya, merujuk pada lagu Inggris paling terkenal pada massa-masa perang tahun 1940-an, ketika dia masih remaja. "Hari yang lebih baik akan kembali," ujarnya, seperti dikutip Reuters, Senin (6/4/2020).

"Bersama-sama kita menangani penyakit ini, dan saya ingin meyakinkan Anda bahwa jika kita tetap bersatu dan teguh, maka kita akan mengatasinya," ujar ratu berusia 93 tahun itu dalam pidato dari Kastil Windsor, tempat dia tinggal bersama suaminya; Pangeran Philip, 98.

"Walaupun kami telah menghadapi tantangan sebelumnya, yang ini berbeda. Kali ini kami bergabung dengan semua negara di seluruh dunia dalam upaya bersama, menggunakan kemajuan besar ilmu pengetahuan dan belas kasih kami untuk menyembuhkan. Kami akan berhasil, dan kesuksesan itu akan menjadi milik untuk kita masing-masing."

Pidato Ratu Elizabeth II disiarkan beberapa jam setelah para pejabat Inggris mengatakan jumlah kematian di negara itu akibat pandemi COVID-19 telah mencapai total 4.934 jiwa. Jumlah kematian dikhawatirkan akan lebih banyak lagi selama sepekan ke depan.

Perdana Menteri Boris Johnson termasuk di antara mereka yang melakukan isolasi diri setelah dites positif COVID-19. Putra Ratu Elizabeth II yang juga pewaris takhta; Pangeran Charles, 71, telah pulih setelah menderita gejala ringan dari COVID-19.

Seperti banyak negara di Eropa, Inggris berada dalam kondisi lockdown virtual, di mana orang-orang disuruh tinggal di rumah kecuali jika ada urusan penting yang mengharuskan keluar rumah.

Menteri Kesehatan Matt Hancock mengatakan bahkan aturan yang lebih keras mungkin akan diberlakukan jika aturan yang ada saat ini untuk mencegah penyebaran virus dilanggar.

Ratu Elizabeth berterima kasih kepada mereka yang tinggal di rumah, sehingga membantu orang lain dari kesedihan.

Ratu mengatakan situasi saat ini mengingatkannya akan siaran pertamanya pada tahun 1940, ketika dia dan saudara perempuannya, Margaret, berbicara dari Kastil Windsor kepada anak-anak yang telah dievakuasi dari rumah mereka untuk menghindari serangan bom oleh pesawat Nazi Jerman.

"Hari ini, sekali lagi, banyak orang akan merasakan rasa perpisahan yang menyakitkan dari orang-orang yang mereka cintai. Tetapi sekarang, seperti yang kita ketahui, jauh di lubuk hati, bahwa ini adalah hal yang benar untuk dilakukan," katanya.

Menurutnya, di masa depan, orang-orang dapat merasa bangga dengan bagaimana mereka juga menghadapi gangguan terhadap kehidupannya. Ketabahan masa perang Inggris bukanlah sesuatu dari masa lalu, tetapi bagian dari masa kini dan masa depan.

"Mereka yang datang setelah kita akan mengatakan orang Inggris dari generasi ini sekuat apapun," katanya. "Bahwa atribut disiplin diri, keteguhan hati yang tenang, dan perasaan sesama masih menjadi ciri khas negara ini."

Dia menyimpulkan dengan mengucapkan kata-kata dari lagu "We'll Meet Again" oleh Vera Lynn dari Perang Dunia Kedua yang menjadi simbol harapan bagi warga Inggris selama konflik.

"Kita harus menghibur bahwa sementara kita mungkin masih memiliki lebih banyak untuk bertahan, hari-hari yang lebih baik akan kembali," katanya. "Kita akan bersama teman-teman kita lagi; kita akan bersama keluarga kita lagi; We'll Meet Again."
(mas)
Berita Terkait
WHO Sebut Amerika Selatan...
WHO Sebut Amerika Selatan Pusat Pandemi Covid-19
Terungkap, China Sempat...
Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona
WHO: Seperti HIV, Virus...
WHO: Seperti HIV, Virus Corona Mungkin Tak Akan Pernah Hilang
Dubes China: Kami Korban,...
Dubes China: Kami Korban, Bukan Penyebab Virus Corona
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
1 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
2 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
3 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
5 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
6 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved