Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Karantina 20 Ribu Pekerja Asing

Senin, 06 April 2020 - 01:40 WIB
Cegah Penyebaran Covid-19,...
Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Karantina 20 Ribu Pekerja Asing
A A A
SINGAPURA - Dua asrama pekerja asing di Singapura terdeteksi mengalami peningkatan infeksi Covid-19. Untuk mengurangi penyebaran virus Corona jenis baru ini, otoritas Singapura pun menetapkan dua asrama tersebut sebagai area isolasi.

Seperti dilaporkan Channel News Asia, sekitar 19.800 pekerja asing yang bertempat tinggal di Asrama S11 @ Punggol dan asrama Westlite Toh Guan dikarantina di kamar mereka selama 14 hari ke depan. Demikian diumumkan oleh satuan tugas menteri untuk menangani COVID-19 pada Minggu (5/4).

Di kedua asrama itu ditemukan 90 kasus Covid-19, dengan cluster yang lebih besar berada di Asrama S11.
Langkah-langkah penyelamatan yang lebih jauh juga akan diluncurkan di semua asrama pekerja asing lainnya di Singapura.

“Tujuan utama dari semua tindakan ini adalah untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan semua orang. Bukan hanya warga negara Singapura, tetapi juga pekerja asing yang ada di sini, membantu perekonomian kita, dan majikan mereka,” kata Menteri Tenaga Kerja Singapura, Josephine Teo.

"Kami ingin memberi pekerja asing jaminan, bahwa tindakan ini diambil demi kepentingan mereka dan kesejahteraan mereka," lanjut Josephine.

Saat ini, suasana di dua asrama yang terisolasi itu dilaporkan “stabil” dan pekerja umumnya memahami perlunya tindakan pencegahan ini.

“Makanan gratis dan masker, termometer, pembersih tangan, dan makanan ringan akan diberikan kepada para pekerja untuk "mengangkat semangat mereka", kata Wakil Sekretaris Kementerian Tenaga Kerja (MOM) Jason Chen pada konferensi pers yang sama.

Langkah-langkah pencegahan juga telah diambil untuk melindungi pekerja, dengan akses ke fasilitas rekreasi diatur untuk mengurangi pencampuran pekerja. Pergerakan antar blok dilarang dan pekerja disarankan untuk menghentikan interaksi sosial dengan orang lain yang tidak tinggal di ruangan atau lantai yang sama.

Sebagai dukungan selama masa karantina, pekerja di dua asrama ini juga akan menerima dukungan medis di tempat dan penyaringan kesehatan yang ditingkatkan. Ini termasuk memeriksa dan melaporkan suhu mereka dua kali sehari dan pemantauan berkala untuk gejala demam dan pernapasan.

Mereka yang tidak sehat akan diisolasi dan dinilai oleh tenaga medis untuk perhatian lebih lanjut, kata kedua kementerian. Layanan pengiriman uang juga akan difasilitasi di lokasi, karena pihak berwenang memahami bahwa penting bagi pekerja untuk tetap dapat melakukan pengiriman uang ke kampung halaman.
(esn)
Berita Terkait
Singapura Tetapkan 7...
Singapura Tetapkan 7 Asrama Pekerja Sebagai Kawasan Isolasi
Singapura Kerahkan Robodog...
Singapura Kerahkan 'Robodog' untuk Awasi Penerapan Lockdown
Cegah Corona, Singapura...
Cegah Corona, Singapura Terapkan Ganjil-genap KTP untuk Belanja ke Pasar
Singapura Akan Bagikan...
Singapura Akan Bagikan Alat Pelacak Kontak Virus untuk Semua Warga
Jajan Saat Karantina...
Jajan Saat Karantina Sisa 30 Menit, Pria Singapura Didenda Rp16 Juta
Studi Singapura Prediksi...
Studi Singapura Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir pada Desember
Berita Terkini
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
8 menit yang lalu
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
1 jam yang lalu
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
2 jam yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
4 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
8 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved