Afghanistan-Taliban Mulai Lakukan Pertukaran Tahanan

Rabu, 01 April 2020 - 18:04 WIB
Afghanistan-Taliban...
Afghanistan-Taliban Mulai Lakukan Pertukaran Tahanan
A A A
KABUL - Afghanistan akan membebaskan beberapa tahanan Taliban pada minggu ini. Keputusan ini sebagai bagian dari langkah membangun kepercayaan yang penting bagi keberhasilan kesepakatan damai yang ditandatangani Amerika Serikat (AS) dan Taliban untuk mengakhiri perang hampir dua dasawarsa.

Pertukaran tahanan ini terjadi di tengah penguncian nasional (lockdown) guna mencegah penyebaran virus Corona baru, COVID-19.

Juru bicara Taliban mengatakan setidaknya 100 anggota kelompoknya akan segera dibebaskan. Ini adalah langkah pertama untuk pertukaran 6.000 tahanan yang ditangkap pemerintah Afghanistan dan kelompok pemberontak itu.

"Seratus tahanan akan dibebaskan dalam gelombang pertama, maka kedua belah pihak akan menilai apakah melepaskan 100 per hari berjalan dengan baik atau tidak," kata juru bicara kelompok militan itu, Zabihullah Mujahid, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (1/4/2020).

Mujahid mengatakan diskusi sedang berlangsung mengenai teknis terkait dengan pembebasan dan ketentuan untuk pemeriksaan medis bagi mereka yang dibebaskan. Ia menambahkan bahwa kebijakan lockdown yang diterapkan pemerintah Afghanistan menjadi tantangan tersendiri.

Taliban sendiri telah membuat pengaturan transportasi guna memastikan anggotanya yang tua dan sakit yang dibebaskan dari penjara Afghanistan diterima oleh keluarganya, tetapi tidak memiliki rencana untuk memberikan bantuan keuangan.

Sementara itu juru bicara Dewan Keamanan Nasional Afghanistan, Javid Faisal, dalam sebuah tweet mengatakan kedua belah pihak mengadakan diskusi tatap muka tentang pertukaran tahanan.

Meskipun telah ada pembicaraan antara kedua belah pihak yang bertikai dan dilakukan penguncian, aksi kekerasan di Afghanistan belum surut.

Delapan warga sipil, termasuk anak-anak tewas dalam ledakan ketika kendaraan mereka menabrak ranjau darat yang ditanam oleh Taliban di provinsi Helmand selatan pada hari Rabu, kata seorang pejabat provinsi. Baik Taliban atau kelompok lain mana pun langsung mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.

Pejuang Taliban mengatakan pasukan keamanan adalah target dari bom pinggir jalan dan ranjau darat mereka, tetapi warga sipil sering terluka atau terbunuh.
(ian)
Berita Terkait
Gubernur Perempuan Afghanistan...
Gubernur Perempuan Afghanistan Dilaporkan Ditangkap Taliban
Potret Anak-anak Anggota...
Potret Anak-anak Anggota Taliban Tenteng Senjata di Tengah Salju
Tokoh Senior Taliban...
Tokoh Senior Taliban Tiba di Afghanistan dari Tempat Pengasingan
Drama Evakuasi Timnas...
Drama Evakuasi Timnas Bola Wanita Afghanistan Menghindar dari Taliban
Hidup Afghanistan, Kibarkan...
'Hidup Afghanistan', Kibarkan Bendera Nasional Warga Afghanistan Menentang Taliban
Taliban Kuasai Kabul,...
Taliban Kuasai Kabul, Ribuan Warga Afghanistan Serbu Bandara untuk Melarikan Diri
Berita Terkini
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
17 menit yang lalu
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
1 jam yang lalu
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
3 jam yang lalu
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
4 jam yang lalu
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
12 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved