alexametrics

Benarkah Pria Belanda Ini Pasien Pertama Corona di Indonesia?

loading...
Benarkah Pria Belanda Ini Pasien Pertama Corona di Indonesia?
Benarkah Pria Belanda Ini Pasien Pertama Corona di Indonesia?
A+ A-
JAKARTA - Seorang pria Belanda bernama Joey Schouten, 21, diklaim sebagai pasien pertama virus corona COVID-19 di Indonesia. Klaim ini muncul dari pesan singkat yang dia kirim via ponsel.

"Apakah saya salah satu orang Belanda pertama yang memiliki corona?," bunyi pesan yang pernah dikirim Joey ke seseorang via ponselnya. Pesan itu dibaca media Belanda, Eindhovens Dagblad (ED), pada Kamis, 19 Maret lalu.

Joey, dalam pemberitaan ED, ditulis pernah dirawat di tiga rumah sakit di Jawa Timur pada akhir Januari 2020, termasuk Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah di Malang. Namun, rumah sakit di Malang itu membantah dan menegaskan bahwa klaim itu sebagai berita bohong atau hoaks.



Dalam pemberitaan ED disebutkan bahwa Joey melakukan perjalanan ke Asia Tenggara. Sebelum masuk Indonesia, dia singgah di Distrik Chinatown di Singapura pada Januari 2020. Selama berada di Singapura, Joey diberitakan melakukan kontak fisik dengan warga China yang kala itu sedang membeli barang-barang kebutuhan perayaan Tahun Baru Imlek.

Usai singgah di Singapura, pria Belanda ini dilaporkan pelesir ke beberapa kota di Jawa Timur, termasuk Malang. Joey mengklaim sakit ketika berada di Malang dengan gejala demam tinggi.

"Entah dari mana saya terkena demam 41 derajat dan untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya pingsan," kata Joey seperti diberitakan ED.

Dia mengaku dirawat sembilan hari di RSI Aisyiyah. Tak hanya itu, dia juga mengklaim pernah dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Joey lantas mudik ke Helmond, Belanda, setelah keluar dari rumah sakit. Ketika tiba di negaranya, dia mengaku mendapat pesan singkat dari rumah sakit di Indonesia yang memberitahu bahwa positif terinfeksi COVID-19.

Media Belanda itu menunjukkan tangkapan layar pesan singkat yang diterima ponsel Joey. Si pengirim pesan tertulis Dhea Daritsh dari RSI Aisyiyah.

Pihak RSI Aisyiyah telah mengklarifikasi bahwa mereka tidak pernah merawat pasien bernama Joey. Rumah sakit tersebut juga tidak memiliki karyawan bernama Dhea Daritsh.

Pihak RSI Aisyiyah meminta masyarakat untuk tidak percaya dengan informasi yang tidak benar.

"Tidak ada pasien atas nama Helmonder Joey yang dirawat di RSI Aisyiyah. Jadi informasi tersebut di luar tanggung jawab kami," bunyi klarifikasi RSI Aisyiyah atas nama Direktur Utama-nya, Dr Muhammad Mansur dalam rilis berita.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top