Perangi Wabah, G20 Suntikkan Rp81.101 Triliun ke Ekonomi Global

Jum'at, 27 Maret 2020 - 06:30 WIB
Perangi Wabah, G20 Suntikkan...
Perangi Wabah, G20 Suntikkan Rp81.101 Triliun ke Ekonomi Global
A A A
RIYADH - Para pemimpin Grup 20 (G20) berjanji menyuntikkan USD5 triliun (Rp81.101 triliun) dalam belanja fiskal ke ekonomi global untuk mengatasi dampak wabah virus corona.

Mereka juga bertekad melakukan apapun untuk mengatasi pandemi itu. Dengan menunjukkan persatuan yang lebih kuat dibandingkan sebelumnya, para pemimpin G20 menyatakan berkomitmen menerapkan dan mendanai semua langkah kesehatan yang diperlukan untuk menghentikan penyebaran corona.

Para pemimpin G20 berjanji menjamin aliran persediaan medis penting dan barang lainnya melintasi perbatasan dan mengatasi gangguan rantai suplai.

Saat banyak negara melarang ekspor persediaan medis, para pemimpin G20 menyatakan mereka akan mengkoordinasi respon menghindari interfensi yang tak perlu.

“Langkah darurat bertujuan melindungi kesehatan akan ditargetkan, proporsional, transparan dan sementara,” ungkap pernyataan bersama G20.

Para pemimpin G20 menyatakan kekhawatiran tentang risiko pada sejumlah negara yang rentan seperti di Afrika dan populasi pengungsi. Mereka juga menekankan perlunya memperkuat jaringan keamanan keuangan global dan sistem kesehatan nasional.

“Kami berkomitmen kuat menunjukkan barisan bersatu melawan ancaman bersama ini,” ungkap para pemimpin G20 dalam pernyataan bersama setelah 90 menit telekonferensi.

Arab Saudi yang saat ini menjadi ketua G20 menyerukan pertemuan melalui telekonferensi video setelah muncul kritik yang menganggap G20 lambat merespon virus corona.

Saat ini wabah itu telah menginfeksi lebih dari 470.000 orang di penjuru dunia, menewaskan lebih dari 21.000 orang dan diperkirakan memicu resesi global.

Raja Salman dari Arab Saudi menyatakan G20 harus mengembalikan aliran normal barang dan jasa, termasuk persediaan medis penting sesegera mungkin untuk membantu memulihkan kepercayaan pada ekonomi global.

G20 sepakat dengan langkah belanja nasional total USD5 triliun, bersama dengan likuiditas skala besar, skema jaminan kredit dan kebijakan ekonomi lainnya.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus yang berpidato di G20 meminta dukungan untuk menambah pendanaan dan produksi peralatan pelindung pribadi untuk kesehatan petugas medis di tengah keterbatasan persediaan global.
(sfn)
Berita Terkait
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Pria Bernama Wuhan Ini...
Pria Bernama Wuhan Ini Namai Bayinya dengan Kota Asal COVID-19
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
1 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
2 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
2 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
2 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
3 jam yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
5 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved