Jengah Warganya Keluar Negeri, Singapura Cabut Subsidi Pengobatan Corona

Rabu, 25 Maret 2020 - 02:37 WIB
Jengah Warganya Keluar...
Jengah Warganya Keluar Negeri, Singapura Cabut Subsidi Pengobatan Corona
A A A
SINGAPURA - Jengah dengan sikap membandel warganya yang terus melakukan perjalanan ke luar negeri, pemerintah Singapura mencabut subsidi pengobatan bagi warganya jika terpapar virus Corona.

Ketentuan itu berlaku bagi penduduk Singapura atau pemegang kartu izin tinggal jangka panjang yang bersikeras meninggalkan negara itu. Sebelumnya pemerintah Singapura telah mengeluarkan travel advice untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Sekitar 1.000 orang terus melakukan perjalanan setiap hari, mempertaruhkan kesehatan warga Singapura dan penduduk lainnya ketika mereka kembali," kata Departemen Kesehatan (Depkes) Singapura, seperti disitir dari Strait Times, Rabu (25/3/2020).

Dengan demikian, setiap penduduk Singapura atau pemegang izin tinggal jangka panjang yang meninggalkan Singapura dari tanggal 27 Maret (Jumat), dengan mengabaikan nasihat perjalanan yang berlaku, akan dikenakan tarif pengobatan tanpa subsidi jika dirawat inap di rumah sakit apabila mereka dicurigai terinfeksi virus Covid-19 dan timbul gejala dalam 14 hari setelah kembali ke Singapura.

Depkes Singapura menambahkan bahwa penduduk Singapura juga tidak dapat

Depkes menambahkan bahwa penduduk Singapura juga tidak dapat mengklaim asuransi MediShield Life atau Integrated Shield Plans untuk perawatan di rumah sakit umum dan swasta.

Selain itu, pemegang kartu izin kerja atau tanggungan mereka yang meninggalkan Singapura dari tanggal 27 Maret akan dideprioritaskan untuk persetujuan masuk dan dapat diberlakukan penundaan yang signifikan sebelum mereka diizinkan untuk kembali ke Singapura jika mereka tetap melakukan perjalanan ke luar negeri dan terinfeksi saat kembali.

Menteri Kesehatan Gan Kim Yong dan Menteri Pembangunan Nasional Singapura Lawrence Wong, ketua bersama satuan tugas pemerintah untuk memerangi virus Corona, menekankan pada konferensi pers bahwa semua warga Singapura dan penduduk harus mengambil tindakan serius.
(ian)
Berita Terkait
Peneliti Sebut Virus...
Peneliti Sebut Virus Covid-19 'Musnah' pada Awal 2021
Didominasi Pekerja Asing,...
Didominasi Pekerja Asing, Pasien Baru Covid-19 di Singapura Capai 596 Orang
Singapura Pertimbangkan...
Singapura Pertimbangkan Tempatkan Pekerja yang Sembuh COVID-19 di Kapal Pesiar
Kasus Infeksi COVID-19...
Kasus Infeksi COVID-19 Melonjak, Singapura Perpanjang Lockdown
Para Ilmuwan Prediksi...
Para Ilmuwan Prediksi Pandemi COVID-19 Indonesia Berakhir 6 Juni
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
58 menit yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
4 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
5 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
6 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
7 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara yang Telah...
5 Negara yang Telah Kasih Vaksin Virus Corona kepada Warganya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved