Tekan Penyebaran Virus Corona, PM Inggris Perintahkan Semua Restoran Ditutup

Sabtu, 21 Maret 2020 - 04:34 WIB
Tekan Penyebaran Virus...
Tekan Penyebaran Virus Corona, PM Inggris Perintahkan Semua Restoran Ditutup
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, memerintahkan semua kafe, pub, restoran, gimnasium dan tempat-tempat serupa di seluruh Inggris untuk ditutup mulai Jumat malam. Menurut Johnson sangat penting untuk mengambil langkah-langkah lebih tegas untuk mengurangi penyebaran virus COVID-19.

Pada sebuah konferensi pers di Downing Street, Johnson mengucapkan terima kasih kepada mereka karena menanggapi desakan untuk menjauh dari tempat-tempat tersebut pada minggu ini. Namun, ia mengatakan bahwa waktunya telah tiba untuk tindakan lebih lanjut.

"Kecepatan pemulihan akhirnya tergantung sepenuhnya pada kemampuan kolektif kita untuk mengatasi virus sekarang dan itu berarti kita harus mengambil langkah selanjutnya berdasarkan saran ilmiah," katanya.

“Dan mengikuti rencana kami, kami memperkuat langkah-langkah yang diumumkan pada hari Senin," imbuhnya.

"Kita sekarang perlu menekan kurva transmisi di antara kita," tambah Johnson seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (21/3/2020).

Ia mengakui kebijakan itu akan menjadi "kunci pas" bagi warga Inggris namun "memilukan" untuk sebuah bisnis.

"Dengan persetujuan dari tiga pemerintah yang didevolusikan, kami memberi tahu - mengatakan - kafe, pub, bar dan restoran tutup malam ini, secepat mungkin, dan tidak buka besok. Mereka akan diizinkan untuk menjual makanan dan minuman yang bisa dibawa pulang," ujar Johnson.

Instruksi yang sama juga diberikan kepada klub malam, teater, bioskop, pusat kebugaran, dan pusat hiburan. Langkah-langkah sosial jarak baru akan ditinjau setiap bulan untuk melihat apakah ada yang dilonggarkan.

Johnson mendesak warga Inggris untuk tidak memutuskan keluar terakhir kali pada hari Jumat.

"Tolong jangan. Anda mungkin berpikir Anda tidak terkalahkan, tetapi tidak ada jaminan Anda akan mengalami gejala ringan, dan Anda masih bisa menjadi pembawa penyakit dan menularkannya kepada orang lain," imbauhnya

Menjawab pertanyaan, Johnson menegaskan bahwa jika perlu pemerintah akan menegakkan aturan penutupan.

"Pada kenyataannya saya pikir semua orang dapat melihat keharusan untuk melakukan apa yang diperlukan," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Inggris Bela Keputusan...
Inggris Bela Keputusan Soal Pencabutan Lockdown
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Boris Johnson: Masih...
Boris Johnson: Masih Terlalu Dini Cabut Penguncian di Inggris
Korban Meninggal Meningkat,...
Korban Meninggal Meningkat, Inggris Perpanjang Lockdown
Mutasi Baru Lahir di...
Mutasi Baru Lahir di Inggris, Dunia Siaga Satu
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
42 menit yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
3 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
3 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
5 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
6 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
7 jam yang lalu
Infografis
Mengundurkan Diri sebagai...
Mengundurkan Diri sebagai Pemimpin Partai Konservatif dan PM Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved