WHO: Uji Coba Vaksin Virus Corona COVID-19 Telah Dimulai

Kamis, 19 Maret 2020 - 15:50 WIB
WHO: Uji Coba Vaksin...
WHO: Uji Coba Vaksin Virus Corona COVID-19 Telah Dimulai
A A A
JENEWA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan uji coba vaksin pertama untuk virus corona jenis baru, COVID-19, telah dimulai. Namun, dia tidak mengungkap di negara mana uji coba vaksin berlangsung.

Menurut Tedros, uji coba dimulai hanya 60 hari setelah urutan genetik virus dibagi oleh China. Ketika uji coba vaksin untuk COVID-19 menjadi tonggak sejarah, para pejabat kesehatan dunia mengatakan akan membutuhkan setidaknya 12 hingga 18 bulan bagi vaksin tersedia untuk penggunaan umum.

Pada konferensi pers virtual yang diadakan di kantor pusat WHO di Jenewa hari Rabu, Tedros mengatakan lebih dari 200.000 kasus virus corona baru telah dikonfirmasi dan lebih dari 8.000 kematian dilaporkan di seluruh dunia.

Tedros memuji para peneliti di seluruh dunia yang bertindak bersama untuk mengevaluasi secara sistematis terapi eksperimental.

"Banyak uji coba kecil dengan metodologi berbeda mungkin tidak memberi kita bukti yang jelas dan kuat yang kita butuhkan tentang perawatan yang membantu menyelamatkan hidup (manusia)," katanya, seperti dikutip Anadolu, Kamis (19/3/2020).

Karena alasan inilah WHO dan para mitranya mengadakan penelitian di negara-negara di mana beberapa pengobatan yang belum diuji dibandingkan satu sama lain.

Negara-negara yang telah mengonfirmasi bahwa mereka akan bergabung dengan "uji coba solidaritas" antara lain Argentina, Bahrain, Kanada, Prancis, Iran, Norwegia, Afrika Selatan, Spanyol, Swiss, dan Thailand.

"Kami tahu bahwa banyak negara sekarang menghadapi epidemi yang meningkat dan merasa kewalahan," kata Tedros yang mencatat bahwa ada juga harapan.

Warga di seluruh dunia dapat melakukan banyak hal untuk menghambat penyebaran wabah COVID-19, seperti menjaga jarak fisik yang meliputi membatalkan acara olahraga, konser, dan pertemuan besar lainnya.

Mereka dapat mengurangi beban pada sistem kesehatan dan membantu membuat epidemi dikelola, yang memungkinkan tindakan memiliki target dan terfokus.

"Tetapi untuk menekan dan mengendalikan epidemi, negara harus mengisolasi, menguji, mengobati dan melacak," ujar Tedros.

"Jika tidak, rantai transmisi dapat berlanjut pada tingkat rendah, kemudian bangkit kembali setelah langkah-langkah (menjaga) jarak fisik dicabut."

Dia mengatakan bahwa WHO terus merekomendasikan bahwa mengisolasi, menguji dan merawat setiap kasus yang dicurigai, serta melacak setiap kontak, harus menjadi tulang punggung respons di setiap negara.

"Ini adalah harapan terbaik untuk mencegah penularan masyarakat secara luas," kata Tedros.
(mas)
Berita Terkait
WHO Sebut Amerika Selatan...
WHO Sebut Amerika Selatan Pusat Pandemi Covid-19
Terungkap, China Sempat...
Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona
WHO: Seperti HIV, Virus...
WHO: Seperti HIV, Virus Corona Mungkin Tak Akan Pernah Hilang
Dubes China: Kami Korban,...
Dubes China: Kami Korban, Bukan Penyebab Virus Corona
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
22 menit yang lalu
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
1 jam yang lalu
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
2 jam yang lalu
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
3 jam yang lalu
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
4 jam yang lalu
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Pandemi Covid-19 Usai,...
Pandemi Covid-19 Usai, Kini Muncul Virus Nipah yang Mematikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved