Manila Terapkan Jam Malam dan Tutup Pusat Perbelanjaan

Minggu, 15 Maret 2020 - 04:01 WIB
Manila Terapkan Jam...
Manila Terapkan Jam Malam dan Tutup Pusat Perbelanjaan
A A A
MANILA - Manila mengumumkan penerapan jam malam pada Sabtu (14/3) dan meminta mal-mal perbelanjaan tutup selama sebulan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Filipina telah melaporkan delapan korban tewas dan terjadi peningkatan terbesar dalam sehari untuk kasus yang dikonfirmasi.

Departemen Kesehatan Filipina mengonfirmasi tiga korban tewas pada Sabtu (14/3), termasuk satu pasien di Filipina selatan. Dengan demikian, total korban tewas akibat corona menjadi delapan.

Filipina juga melaporkan 34 kasus baru, sehingga totalnya mencapai 98. "Rincian kasus baru sedang divalidasi dan otoritas memeriksa laporan lebih banyak infeksi," ungkap Asisten Menteri Kesehatan Filipina Maria Rosario Vergeire.

Presiden Rodrigo Duterte telah meningkatkan status darurat kesehatan ke level tertinggi dan mengeluarkan langkah karantina di ibu kota yang dihuni 12 juta jiwa itu.

Dia juga menetapkan pembatasan perjalanan darat dan udara menuju dan dari Manila pada Kamis (12/3) yang akan mulai berlaku pada 15 Maret.

Duterte juga memperpanjang penutupan sekolah hingga 12 April.

Kebijakan jam malam di Manila jika diterapkan sepenuhnya akan menjadi salah satu yang terketat di Asia.

Saat ini negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat (AS) juga tengah mengatasi wabah yang telah menewaskan lebih dari 5.000 orang di penjuru dunia itu.

"Untuk membatasi penyebaran virus, kita perlu membatasi pergerakan orang. Kita memperlambat pergerakan orang di Metro Manila," ungkap Jose Arturo Garcia, manajer umum Otoritas Pengembangan Metropolitan Manila.

Bebrapa warga Manila telah memenuhi terminal bus dan bandara menjelang larangan perjalanan yang akan dimulai pada Minggu (15/3).

"Jam malam akan berlaku pada 15 Maret hingga 14 April tapi beberapa pekerja dikecualikan," ungkap Garcia.

Dia menyatakan warga yang melanggar jam malam akan diminta pulang, tapi tidak akan ditahan.
(sfn)
Berita Terkait
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Pria Bernama Wuhan Ini...
Pria Bernama Wuhan Ini Namai Bayinya dengan Kota Asal COVID-19
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
44 menit yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
2 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
3 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved