Jalanan di Kota-kota Italia Lengang Setelah Seluruh Negara Dikunci

Selasa, 10 Maret 2020 - 23:05 WIB
Jalanan di Kota-kota...
Jalanan di Kota-kota Italia Lengang Setelah Seluruh Negara Dikunci
A A A
ROMA - Pertokoan dan restoran tutup, ratusan penerbangan dibatalkan dan jalanan lengang di penjuru Italia pada Selasa (10/3), hari pertama negara itu dikunci untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Pemerintah meminta seluruh warga Italia tetap berada di rumah dan menghindari semua perjalanan tidak penting hingga 3 April. Langkah dramatis ini diambil setelah sebelumnya pemerintah mengunci wilayah utara yang kaya dan menjadi basis industri.

"Kewajiban sipil kita adalah satu-satunya hal yang dapat menyelamatkan kita," ungkap Marzio Tonilo, 35, seorang guru dari kota San Fiorano yang ditempatkan dalam karantina bulan lalu.
Jalanan di Kota-kota Italia Lengang Setelah Seluruh Negara Dikunci

Perdana Menteri (PM) Italia Giuseppe Conte secara tak terduga memperluas zona merah ke penjuru negeri pada Senin (10/3) malam, menerapkan kontrol paling ketat di negara Barat sejak Perang Dunia II.

Langkah ini mengejutkan banyak bisnis kecil yang khawatir dengan masa depan mereka.

"Ini terlihat seperti kiamat telah terjadi, tak ada seorang pun yang keluar," ungkap Mario Monfreda, yang mengelola restoran Larys di wilayah pemukiman Roma.
Jalanan di Kota-kota Italia Lengang Setelah Seluruh Negara Dikunci

Dengan perintah pemerintah itu, semua bar dan restoran sekarang harus tutup pada pukul 6 sore.

"Ini bencana total. Ini akan mengurangi kami menjadi tanpa apapun. Lebih banyak orang akan mati sebagai dampak krisis ekonomi akibat penutupan, bukan karena virus itu sendiri," papar Monfreda.
Jalanan di Kota-kota Italia Lengang Setelah Seluruh Negara Dikunci

Meski demikian, wilayah makmur Lombardy yang berada di pusat ibu kota keuangan Milan mendesak pemerintah menerapkan langkah lebih tegas.

"Saya akan menutup semua toko. Saya akan menutup transportasi publik dan saya akan mengeluarkan semua bisnis yang dapat ditutup tanpa menciptakan kerugian ekonomi lebih besar," ujar Gubernur Lombardy Attilio Fontana.
Jalanan di Kota-kota Italia Lengang Setelah Seluruh Negara Dikunci

Italia telah mencatat 9.172 kasus virus corona dan 463 korban tewas sejak 21 Februari, dengan Lombardy dan Emilia-Romagna menjadi pusat wabah.

Situasi semacam ini sebelumnya banyak terlihat di kota-kota di China, terutama Wuhan yang menjadi sumber wabah virus corona.
(sfn)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Pria Bernama Wuhan Ini...
Pria Bernama Wuhan Ini Namai Bayinya dengan Kota Asal COVID-19
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Berita Terkini
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
45 menit yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
1 jam yang lalu
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
9 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
10 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
11 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved