Uttar Pradesh Pertahankan Baleho Berisi Nama-nama Demonstran

Selasa, 10 Maret 2020 - 01:06 WIB
Uttar Pradesh Pertahankan...
Uttar Pradesh Pertahankan Baleho Berisi Nama-nama Demonstran
A A A
LUCKNOW - Negara bagian Uttar Pradesh, India, menolak permintaan pengadilan untuk melepas baleho berisi nama-nama, gambar dan alamat puluhan demonstran anti-pemerintah.

Pemasangan baleho itu memicu kekhawatiran atas keselamatan para demonstran itu dari serangan massa yang brutal.

Pemerintahan Uttar Pradesh memasang enam baleho pekan lalu di beberapa lokasi ramai di ibu kota Lucknow. Baleho itu berisi nama-nama orang yang mengikuti unjuk rasa menentang Undang-undang (UU) kewarganegaraan yang diskriminatif terhadap Muslim.

Uttar Pradesh dikuasai oleh aliansi nasionalis Hindu Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi.

Pemerintah Uttar Pradesh menuduh 57 orang yang nama dan gambarnya ada di baleho itu sebagai perusuh pada Desember.

Tak seorang pun dari nama-nama itu yang didakwa melakukan kejahatan oleh pengadilan. Mereka yang namanya masuk daftar itu pun menuduh pemerintah berupaya membuat malu demonstran.

"Apakah ini undangan untuk massa?" papar Sadaf Jafar, satu-satunya wanita yang namanya muncul dalam baleho itu.

"Aksi oleh kepolisian dan pemerintah telah membuat hidup kami lebih rawan. Bagaimana kami akan merasa aman di kota kami?" ujar dia.

Meski belum dapat diverifikasi agama orang-orang yang masuk dalam daftar itu, namun mayoritas namanya banyak dipakai oleh populasi Muslim di India.

Jafar kini mempertimbangkan mengambil langkah hukum untuk menggugat pemerintah.

"Aksi pemerintah ini total ilegal," ujar SR Darapuri, mantan personil polisi yang namanya juga muncul di baleho itu karena mendukung demonstran.
(sfn)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
45 menit yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
1 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
2 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
4 jam yang lalu
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
4 jam yang lalu
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
6 jam yang lalu
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved