Badan Intelijen AS Turut Pantau Penyebaran Virus Corona

Minggu, 08 Maret 2020 - 01:00 WIB
Badan Intelijen AS Turut...
Badan Intelijen AS Turut Pantau Penyebaran Virus Corona
A A A
WASHINGTON - Badan-badan intelijen Amerika Serikat (AS) dilaporkan turut memantau penyebaran virus Corona secara global dan kemampuan setiap negara untuk merespons virus tersebut. Berdasarkan pantauan tersebut, India menjadi negara yang paling dikhawatirkan oleh AS.

Salah seorang pejabat badan intelijen AS, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan tindakan pencegahan yang tersedia di negara itu dan potensi penyebaran virus mengingat populasi India yang padat, merupakan fokus perhatian serius.

Badan intelijen AS, menurut pejabat itu, seperti dilansir Al Arabiya, juga fokus pada situasi di Iran. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo telah mengatakan bahwa AS sangat prihatin Teheran mungkin telah menutupi perincian tentang penyebaran virus Corona.

Dia mengatakan, respons Iran dianggap tidak efektif, karena pemerintah hanya memiliki kemampuan minimal untuk merespons wabah tersebut.

Pejabat lainnya mengatakan, agen-agen AS juga prihatin dengan lemahnya kemampuan pemerintah di beberapa negara berkembang untuk merespons wabah. Komite Intelijen Dewan Perwakilan Rakyat AS, jelasnya, telah menerima pengarahan tentang virus dari komunitas intelijen.

"Komite telah menerima briefing dari komunitas intelijen tentang coronavirus dan terus menerima pembaruan tentang wabah setiap hari. Mengatasi ancaman memiliki dimensi keamanan nasional dan ekonomi, membutuhkan upaya bersama pemerintah dan IC memainkan peran penting dalam memantau penyebaran wabah, dan respons dunia," kata pejabat itu, yang juga menolak disebutkan namanya.

Sebuah sumber yang mengetahui kegiatan Komite Intelijen Senat mengatakan, para pemimpin komite, Richard Burr dan Mark Warner, menerima kabar terbaru setiap hari mengenai virus tersebit.

Peran badan intelijen AS dalam menanggapi epidemi virus Corona pada titik ini terutama melibatkan pemantauan penyebaran penyakit di seluruh dunia dan menilai tanggapan pemerintah. Mereka bekerja sama dengan badan-badan kesehatan, seperti Pusat Pengendalian Penyakit AS, dalam berbagi informasi yang mereka kumpulkan dan menargetkan pengumpulan intelijen lebih lanjut.
(esn)
Berita Terkait
Menteri Digital ASEAN...
Menteri Digital ASEAN Sepakati Kerangka Kerja Sama dengan Tiga Mitra
Alasan BRICS Ditakuti...
Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat dan India, Beda Jauh?
S-400 Rusia telah Dikirim...
S-400 Rusia telah Dikirim ke India, Amerika Serikat Marah-marah
Kisah Muslim Amerika...
Kisah Muslim Amerika Serikat Prof Sohail Humayun Hashmi Mengajarkan Islam di Rumah
Negara Pendiri BRICS...
Negara Pendiri BRICS yang Mulai Ragu Tinggalkan Dolar AS, Salah Satunya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
8 menit yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
1 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
2 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
5 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved