Korban Meninggal akibat Virus Corona Tembus 2.923 Orang

Sabtu, 29 Februari 2020 - 08:19 WIB
Korban Meninggal akibat...
Korban Meninggal akibat Virus Corona Tembus 2.923 Orang
A A A
JAKARTA - Wabah virus Corona jenis baru, Covid-19 , sudah membunuh 2.923 orang secara global hingga pagi ini (29/2/2020). Jumlah korban meninggal terbanyak di China yang mencapai 2.835 orang, disusul Iran sebanyak 34 orang.

Berikut data korban meninggal akibat Covid-19 yang dikutip SINDOnews.com dari situs pelaporan online worldometers.info:

China: 2.835 orang (termasuk 47 korban meninggal terbaru)
Kapal pesiar Diamond Princes: 6 orang (termasuk 2 korban meninggal terbaru)
Korea Selatan: 16 Orang (termasuk 3 korban meninggal terbaru)
Jepang: 5 orang (termasuk 1 korban meninggal terbaru)
Hong Kong: 2 Orang
Iran: 34 Orang (termasuk 8 korban meninggal terbaru)
Italia: 21 orang (termasuk 4 korban meninggal terbaru)
Taiwan: 1 Orang
Prancis: 2 Orang
Filipina: 1 Orang

Jumlah kasus infeksi Covid-19 secara global sudah mencapai 84.611 orang dengan 39.448 orang sembuh. Dari angka itu, kasus infeksi terbanyak di China yang mencapai 79.252 orang. Korea Selatan sebanyak 2.337 orang, Italia 889 orang, kapal pesiar Diamond Princess 705 orang, Iran 388 orang, Jepang 234 orang, Singapura 98 orang dan banyak negara lain dengan jumlah kasus yang terus bertambah.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan penilaian risiko global terhadap virus Corona baru ke tingkat tertinggi setelah penyebaran epidemi ke Afrika sub-Sahara dan pasar keuangan merosot. (Baca: Bak Zombie, Korban Virus Wuhan di China Ambruk di Jalan-jalan )

Virus ini telah menjamur di seluruh dunia selama sepekan terakhir, dan muncul di setiap benua kecuali Antartika. Hal itu mendorong banyak pemerintah dan otoritas bisnis mencoba menghentikan orang untuk bepergian atau berkumpul di tempat-tempat ramai.

Virus ini muncul dari pasar hewan di pusat Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada akhir Desember 2019. Hingga hari ini Covid-19 sudah menyebar ke 60 negara.

"Kami sekarang telah meningkatkan penilaian kami tentang risiko penyebaran dan risiko dampak Covid-19 hingga (level) sangat tinggi di tingkat global," kata ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan, seperti dikutip AFP. (Baca juga: Cek Fakta Video Pasien Corona di Wuhan Dikremasi Hidup-hidup )

"Kami belum melihat bukti bahwa virus tersebut menyebar bebas di komunitas. Selama itu masalahnya, kami masih memiliki peluang untuk membendung virus ini."

"Kunci untuk membendung virus ini adalah memutus rantai penularan," katanya, yang menekankan pentingnya individu mengambil tindakan pencegahan untuk menghentikan penularan.

"Musuh terbesar kita bukanlah virus itu sendiri, itu ketakutan, rumor dan stigma dan aset terbesar kita adalah fakta, alasan, dan solidaritas," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Terungkap, China Sempat...
Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
WHO Temukan Indikasi...
WHO Temukan Indikasi Virus Corona Sudah Mengganas di China Sejak 2019
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
34 menit yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
1 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
2 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
6 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
7 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
9 jam yang lalu
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved