Mengenal Larry Tesler, Penemu Copy-Paste

Sabtu, 22 Februari 2020 - 11:07 WIB
Mengenal Larry Tesler,...
Mengenal Larry Tesler, Penemu Copy-Paste
A A A
NEWYORK - Namanya tidak semasyhur Bill Gates atau Steve Jobs. Namun, jasanya sangat besar di dunia informasi dan teknologi (IT). Larry Tesler yang meninggal pekan ini pada usia 74 tahun merupakan ilmuwan komputer pencipta fitur cut, copy, dan paste yang digunakan miliaran kali per hari di seluruh dunia.

Jauh sebelum Apple, Windows, dan Mac ada, Tesler sudah menemukan fitur cut, copy, dan paste selama bekerja di Xeroc PARC. Saat Xerox ingin berinvestasi di Apple sebelum IPO, Apple menuntut dan meraih hak untuk mengunjungi Pusat Penelitian Xerox di Palo Alto pada 1980. Saat itu, Apple dipandu Tesler.

Tesler yang menjabat sebagai Direktur Xerox memimpin Steve Jobs dan delegasinya dalam sebuah tur bersejarah tersebut. Tanpa kunjungan itu, Apple kemungkinan tidak akan menemukan inspirasi dalam memodifikasi user interface (UI) dan konsep desain komputer yang kini banyak digunakan di seluruh dunia.

Hal itu bukan tanpa alasan. Berbagai perangkat keras dan lunak komputer, seperti keyboard, mouse, ikon, dan windows juga dikembangkan di Xerox, meski tidak sepenuhnya dikerjakan Xerox. Beberapa orang berpendapat, peran Jobs dan Apple tetap besar dalam kesuksesan revolusi industri komputer dunia.

Namun, Jobs tak menyangkal Tesler beserta perusahaannya memiliki kontribusi yang signifikan. Dia bahkan terkesan dengan demonstrasi yang dipaparkan lelaki kelahiran 1945 itu saat mengunjungi kantornya. “Kamu akan duduk di atas tumpukan emas!” tandas Jobs kepada Tesler yang meninggal pada Senin (17/2).

Tesler juga mengaku mendapatkan ide-ide baru selama memandu Jobs. “Hal paling mengesankan dari tur itu adalah mereka memberikan pertanyaan bagus yang tidak pernah saya dengar selama tujuh tahun bekerja di Xerox. Saya dapat menilai mereka sangat memahami seluk-beluk komputer secara detail,” katanya.

Sayangnya, tanpa sepengetahuan Jobs, Jeff Raskin dan delegasi Apple yang turut dalam tur Xerox secara diam-diam merancang teknologi serupa, termasuk insinyur terkenal Bill Atkinson, selama berbulan-bulan. Pada saat bersamaan, Tesler berhenti bekerja di Xerox dan bergabung dengan tim komputer Lisa Apple.

Tesler dituntut untuk membuat perangkat lunak yang kompatibel, baik untuk Lisa maupun Macintosh (Mac) yang saat itu masih memasuki tahap awal pengembangan. Setelah mengabdi selama bertahun-tahun, di bawah kepemimpinan John Sculley, Tesler naik jabatan menjadi Wakil Presiden Teknologi Maju Apple. (Muh Shamil)
(ysw)
Berita Terkait
Profil Hamzah Sulaiman,...
Profil Hamzah Sulaiman, Pemilik House of Raminten yang Meninggal di Usia 75 Tahun
Tokoh Buruh Indonesia...
Tokoh Buruh Indonesia Muchtar Pakpahan Dikabarkan Meninggal Dunia
Pimpinan Ponpes Asshiddiqiyah...
Pimpinan Ponpes Asshiddiqiyah KH Noer Muhammad Iskandar Wafat
Budayawan Radhar Panca...
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia
Arifin Panigoro Meninggal...
Arifin Panigoro Meninggal Dunia di AS
Fatima al-Fihri, Penggagas...
Fatima al-Fihri, Penggagas Pertama Terbentuknya Universitas
Berita Terkini
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
57 menit yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
2 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
3 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
4 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
4 jam yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
6 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Child Grooming:...
Mengenal Child Grooming: Bahaya Manipulasi Psikologis yang Dialami Aurelie Moeremans
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved