AS Evakuasi Ratusan Warganya dari Kapal Pesiar Diamond Princess

Selasa, 18 Februari 2020 - 00:22 WIB
AS Evakuasi Ratusan...
AS Evakuasi Ratusan Warganya dari Kapal Pesiar Diamond Princess
A A A
SHANGHAI - Lebih dari 300 warga negara Amerika Serikat (AS), termasuk 14 orang yang positif mengidap virus Corona jenis baru, Covid-19 dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess. Ratusan warga AS itu diterbangkan pulang ke pangkalan militer di AS, setelah sebelumnya menjalani karantina selama dua minggu di Jepang.

Seperti dilaporkan Reuters, Senin (17/2), awak darat yang mengenakan pakaian anti-kontaminasi menghampiri jet sewaan yang mendarat di Pangkalan Bersama San Antonio di Texas. Para penumpang terlihat menuruni tangga mengenakan masker wajah sebelum fajar. Penerbangan lain mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Travis di California beberapa jam sebelumnya.

Ratusan warga AS ini akan menjalani masa karantina selama dua pekan ke depan. Meskipun sebelumnya para pejabat AS mengatakan penumpang dengan gejala positif virus Covid-19 tidak akan dibawa pulang, namun nyatanya di menit akhir, 14 penumpang yang positif virus Covid-19 tetap diizinkan naik ke atas pesawat.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan, penumpang yang terinfeksi tetap berada dalam kondisi terisolasi selama penerbangan. Matthew Smith, seorang warga AS tetap memilih berada di atas kapal pesiar Diamond Princess. Ia menolak untuk dievakuasi dan menyebut hal ini sebagai "keputusan terbaik yang pernah ia buat".

"Pemerintah AS mengatakan mereka tidak akan menempatkan siapa pun di pesawat yang simtomatik, dan mereka akhirnya secara sadar dan sengaja membawa 14 orang yang sebenarnya memiliki virus," tulis Smith di akun Twitter-nya.

Hingga kini, kapal pesiar Diamond Princess adalah lokasi yang di mana ditemukan 400 kasus positif virus Corona Covid-19. Ini menjadikan kapal pesiar Diamond Princess sebagai lokasi terbanyak penderita virus tersebut di luar China Daratan.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Segera Buka Lockdown
Lebih Menular, Strain...
Lebih Menular, Strain Baru Virus Corona Berevolusi di Amerika Serikat
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
Amerika Serikat Optimis...
Amerika Serikat Optimis Vaksin Corona Tersedia di Akhir Tahun ini
Di Amerika Serikat 776...
Di Amerika Serikat 776 Orang Meninggal dalam 24 Jam akibat Corona
Pelayan Pribadi Donald...
Pelayan Pribadi Donald Trump Terjangkit Virus Corona
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
1 jam yang lalu
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
6 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
7 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
8 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
9 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved