Pertama Kali, Pesawat Israel Gunakan Wilayah Udara Sudan

Senin, 17 Februari 2020 - 08:51 WIB
Pertama Kali, Pesawat...
Pertama Kali, Pesawat Israel Gunakan Wilayah Udara Sudan
A A A
TEL AVIV - Sebuah pesawat Israel membuat sejarah akhir pekan ini dengan menjadi pesawat negara pertama yang terbang melalui wilayah udara Sudan. Pesawat itu terbang ke Tel Aviv dari Kinshasa.

Pesawat awalnya lepas landas dari Israel ke Ibu Kota Republik Demokratik Kongo dan kembali ke Bandara Ben-Gurion dengan mengakses wilayah udara atau langit Sudan.

Penerbangan itu dilakukan setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertemu dengan pemimpin sementara Sudan, Abd al-Fattah al-Burhan, di Uganda awal bulan ini. Burhan mengatakan negaranya sekarang akan mengizinkan pesawat Israel—dengan pengecualian maskapai El Al—untuk menggunakan wilayah udaranya.

Pesawat itu tidak memiliki nomor lisensi Israel tetapi terdaftar di hanggar Bandara Ben-Gurion.
Di masa lalu, ada beberapa kasus pesawat terbang baik ke atau dari Israel menggunakan wilayah udara Sudan, tetapi mereka semua harus singgah di Amman atau tujuan lain sehingga penerbangan tidak akan didaftarkan sebagai pesawat Israel.
Menurut log pesawat, pesawat itu berangkat dari Israel ke Kongo pada Senin malam, menggunakan rute yang melewati Terusan Suez, Eritrea, Ethiopia, Kenya, dan Uganda, dalam penerbangan yang memakan waktu kurang dari 7 jam.

"Gambaran untuk Sudan banyak berubah setelah saya bertemu dengan Netanyahu," kata Burhan pada konferensi pers setelah pembicaraannya dengan perdana menteri rezim Zionis tersebut, seperti dikutip Ynet, Senin (17/2/2020).

"Pertemuan itu diadakan tanpa syarat dan dikoordinasikan oleh Washington. Hasil pertemuan itu akan segera diumumkan, pertama dan terpenting meningkatkan ekonomi. Pemerintah akan memeriksa masalah kerja sama dan kemudian update Israel," katanya.

Sudan adalah negara Muslim di Afrika timur laut dengan populasi lebih dari 43 juta. Negara ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel meskipun para pakar percaya bahwa dengan membangun hubungan dengan Israel dan mengakhiri isolasi diplomatiknya, pemimpin Sudan itu bertujuan untuk membantu negaranya melewati proses modernisasi.
(mas)
Berita Terkait
Netanyahu: Utusan Israel...
Netanyahu: Utusan Israel Akan Sambangi Sudan
Normalisasi Israel-Sudan:...
Normalisasi Israel-Sudan: Netanyahu Semringah, Palestina Meradang
Kediaman Pribadi PM...
Kediaman Pribadi PM Netanyahu Dikepung Massa Aksi Anti-Pemrintahan Israel
Raih Kursi Parlemen,...
Raih Kursi Parlemen, Partai Islam Kejutkan Pemilu Israel
Mansour Abbas, Kingmaker...
Mansour Abbas, Kingmaker dan Tokoh Islam di Balik Penggulingan Netanyahu
Erdogan Desak Umat Islam...
Erdogan Desak Umat Islam Bersatu Melawan Israel, Sebut Netanyahu Vampir Biadab
Berita Terkini
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
28 menit yang lalu
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
1 jam yang lalu
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
2 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
3 jam yang lalu
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
4 jam yang lalu
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
4 jam yang lalu
Infografis
Israel akan Caplok Sebagian...
Israel akan Caplok Sebagian Wilayah Gaza hingga Tawanan Dibebaskan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved