UPDATE Virus Corona: 1.600 Lebih Meninggal, 68.000 Terinfeksi

Minggu, 16 Februari 2020 - 08:08 WIB
UPDATE Virus Corona:...
UPDATE Virus Corona: 1.600 Lebih Meninggal, 68.000 Terinfeksi
A A A
BEIJING - Korban meninggal dari epidemi virus Corona China telah melebihi angka 1.600 pada Minggu (16/2/2020). Jumlah itu menyusul laporan korban meninggal terbaru dari Provinsi Hubei, pusat epidemi, yang mencapai 139 jiwa.

Dalam update harian, Komisi Kesehatan Provinsi Hubei juga melaporkan 1.843 kasus infeksi terbaru. Ini adalah untuk ketiga kalinya berturut-turut angka infeksi terbaru menunjukkan grafik penurunan.

Setidaknya 1.662 orang telah meninggal dari wabah yang pertama kali muncul di Ibu Kota Hubei, Wuhan, pada bulan Desember dan dengan cepat berubah menjadi epidemi nasional.

Lebih dari 68.000 orang sekarang telah terinfeksi, dengan sebagian besar kematian terjadi di Hubei. Provinsi ini menambahkan lebih dari 14.000 kasus baru dalam satu hari minggu ini setelah pejabat kesehatan mengubah kriteria mereka yang terifeksi untuk menghitung kasus dengan memasukkan orang yang secara klinis didiagnosis melalui pencitraan paru, di samping mereka dengan hasil tes laboratorium menunjukkan hasil positif seperti dilansir dari Channel News Asia.

Revisi ini menambahkan hampir 15.000 pasien untuk penghitungan Hubei pada hari Kamis, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa kasus akan kembali minggu itu dihitung surut.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan badannya telah meminta China rincian tentang bagaimana diagnosa sedang dibuat.

Bank Sentral Cina mengatakan Sabtu bahwa untuk mengendalikan penyebaran wabah, uang kertas yang digunakan sedang didesinfeksi dan disimpan hingga 14 hari sebelum mereka dimasukkan kembali ke dalam sirkulasi.

Sebelumnya Prancis melaporkan kasus kematian pertama dari virus Corona Covid-19 di luar Asia pada hari Sabtu kemarin. Korban adalah seorang turis lanjut usia asal China. Kenyataan ini mendorong keprihatinan global terkait epidemi ini. (Baca: Turis Asal China Jadi Korban Tewas Pertama Virus Corona di Eropa )

Sementara itu, kasus baru di Jepang, Singapura, Thailand dan Malaysia menunjukkan tidak adanya penurunan epidemi virus Corona.

Sedangkan seorang traveler berusia 83 tahun di kapal pesiar MS Westerdam dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, meningkatkan keprihatinan kepada lebih dari 2.200 penumpang dan kru kepala setelah terjebak selama hampir dua minggu mencari pelabuhan. (Baca: Setelah Ditolak 5 Negara, Penumpang Kapal Pesiar Turun di Kamboja )
(ian)
Berita Terkait
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
45 menit yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
1 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
2 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
3 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
4 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved