Jadi Korban Penipuan Phising, Puerto Rico Kehilangan Uang Rp35,6 M

Kamis, 13 Februari 2020 - 13:32 WIB
Jadi Korban Penipuan...
Jadi Korban Penipuan Phising, Puerto Rico Kehilangan Uang Rp35,6 M
A A A
SAN JUAN - Pemerintah Puerto Rico menjadi korban penipuan dengan modus phising. Akibatnya, mereka harus kehilangan uang sebesar USD2,6 juta atau Rp35,6 miliar.

Direktur keuangan Perusahaan Pengembangan Industri pulau itu, Ruben Rivera, mengatakan dalam sebuah pengaduan yang diajukan kepada polisi bahwa badan tersebut telah mengirim uang ke rekening yang digunakan untuk aksi penipuan.

Cerita bermula ketika direktur keuangan perushaan pengembangan industri pulai itu, Ruben Rivera, mentransfer uang pada 17 Januari lalu setelah menerima email yang mengatakan terjadi perubahan rekening perbankan terkait dengan pembayaran pengiriman uang.

Direktur Eksekutif lembaga pemerintah itu, Manuel Laboy mengatakan, para pejabat telah mengetahui insiden itu pada awal pekan ini dan segera melaporkannya kepada FBI.

"Ini adalah situasi yang sangat serius, sangat serius," katanya.

"Kami ingin itu diselidiki sampai konsekuensi terakhir," imbuhnya seperti dinukil dari AP, Kamis (13/2/2020).

Laboy menolak untuk mengatakan bagaimana para pejabat mengetahui tentang penipuan itu, apakah ada yang diberhentikan atau bagaimana operasi perusahaan telah dipengaruhi oleh dana yang hilang. Ia mengatakan penyelidikan internal sedang dilakukan untuk mengetahui apakah ada kelalaian seseorang atau pelanggaran terhadap prosedur standar, menambahkan bahwa pejabat pemerintah berusaha untuk mendapatkan uang itu kembali.

"Saya tidak bisa berspekulasi tentang bagaimana hal-hal ini mungkin terjadi," katanya, menanggapi kritik keras dari Puerto Rico yang tidak percaya setelah mendengar berita itu.

Laboy menambahkan bahwa lembaganya memperlakukan pengelolaan dana publik dengan sangat serius.

"Ini tanggung jawab besar," tegasnya.

Terkait kejadian ini, pihak polisi belum memberikan komentar.

Kejadian ini terjadi ketika wilayah AS itu terperosok dalam 13 tahun resesi yang sebagian memaksa pemerintah untuk mengurangi beberapa layanan.
(ian)
Berita Terkait
Serem! 2 Wanita Transgender...
Serem! 2 Wanita Transgender AS Tewas Dibakar di Puerto Rico
Gigantic Jets, Fenomena...
Gigantic Jets, Fenomena Kilat Langka di Langit Puerto Rico
Pemerintah Kota Loiza,...
Pemerintah Kota Loiza, Puerto Rico Mulai Mengevakuasi Warganya Saat Badai Fiona Melanda
5 Negara yang Kekurangan...
5 Negara yang Kekurangan Jumlah Anak Kecil, Ini Alasan Warganya
12 Pertarungan Terhebat...
12 Pertarungan Terhebat Sepanjang Masa Petinju Meksiko vs Puerto Rico
Terkonfirmasi, Trump...
Terkonfirmasi, Trump Ingin Tukar Puerto Rico dengan Greenland
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
4 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
6 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
6 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
7 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
8 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved