5 Negara yang Kekurangan Jumlah Anak Kecil, Ini Alasan Warganya

Selasa, 09 Agustus 2022 - 17:52 WIB
loading...
5 Negara yang Kekurangan...
Taiwan mencatat pertumbuhan populasi negatif untuk pertama kali pada 2020. Foto/REUTERS
A A A
TAIPEI - Kehadiran anak-anak sangat penting dan mempengaruhi keberlangsungan suatu bangsa. Sebab, di tangan merekalah nantinya masa depan negara akan berada.

Ternyata, ada beberapa negara di dunia yang mempunyai anak kecil dengan jumlah sedikit. Berikut informasinya.

1. Taiwan

Melansir data yang dipublikasikan oleh Statista, Taiwan termasuk dalam negara yang tingkat fertilitasnya rendah, yakni hanya 1,07 anak per wanita di tahun 2021. Jumlah anak kecil di negara ini sedikit.

Pada tahun tersebut, hanya 149.318 bayi yang lahir di Taiwan. Sementara itu, kelompok usia terbesarnya berumur 42 tahun dengan jumlah 410.760 orang.

Melansir dari laman DW, disebutkan bahwa salah satu alasan banyaknya warga Taiwan menunda atau bahkan enggan menikah adalah karena terjadinya perluasan pendidikan tinggi.

Ada banyak sekali perempuan di perguruan tinggi dan lebih memilih pendidikan atau bekerja, dibandingkan menikah.

Di tahun 2020, setidaknya ada lebih dari 500 ribu laki-laki dan perempuan yang sudah ada di usia menikah. Namun, sebagian besar dari mereka memilih untuk meneruskan karier.

2. Korea Selatan

Korea Selatan memiliki 1,09 kelahiran per 1 wanita pada tahun 2021. Statista menyebut, jumlah anak di negara tersebut 7,48 juta atau 15% dari total populasi Korea Selatan.

Spesifik merujuk pada Seoul, ibu kota Korsel ini memiliki populasi anak kecil 1,17 juta jiwa. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlahnya menurun sekitar 60 ribu jiwa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
5 Negara yang Memilih...
5 Negara yang Memilih Jalur Negosiasi Tarif dengan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved