Rusia Dilaporkan Kembangkan Sistem Anti Rudal Hipersonik Mutakhir

Rabu, 12 Februari 2020 - 13:18 WIB
Rusia Dilaporkan Kembangkan...
Rusia Dilaporkan Kembangkan Sistem Anti Rudal Hipersonik Mutakhir
A A A
MOSKOW - Rusia dilaporkan mulai menciptakan rudal udara jarak jauh yang diluncurkan dengan hulu ledak terpisah yang dapat mencegat target berkecepatan tinggi dan bermanuver. Demikian laporan media Rusia mengutip sumber-sumber di kompleks industri militer negara itu.

Menurut laporan itu, para ahli Rusia telah menyelesaikan konsep rudal mutakhir. Kementerian Pertahanan Rusia dilaporkan telah memerintahkan pengembangan sistem rudal intersepsi jarah jauh multi fungsional untuk jet tempur MiG-31 dan yang akan datang MiG-41. Rudal baru ini dilaporkan mampu mencegat proyektil yang bergerak dengan kecepatan hipersonik.

Seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (12/2/2020), konsep ini dilaporkan menggambarkan di masa depan amunisi berbasis udara berkecepatan tinggi akan mengirimkan unit tempur dengan beberapa rudal udara-ke-udara pada jarak beberapa ratus kilometer.

Rudal-rudal itu, menurut konsepnya, kemudian akan terpisah dari roket pembawa dan tidak hanya dapat mengidentifikasi target yang jauh tetapi juga untuk mengenai sasaran itu. Penggunaan paling efisien dari sistem anti-hipersonik mutakhir ini dilaporkan diharapkan menjadi pesawat yang beroperasi sebagai bagian dari domain informasi tunggal.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada bulan Maret 2018 secara terbuka mengumumkan bahwa Moskow memiliki senjata hipersonik. Pada saat itu, wakil menteri pertahanan Amerika Serikat (AS) untuk penelitian dan rekayasa, Michael Griffin, mengakui bahwa, berkenaan dengan hipersonik, Rusia dan China jauh di depan AS.

Pada bulan Januari Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan bahwa Pentagon meningkatkan pendanaan dan mempercepat pengujian untuk mengembangkan senjata hipersonik beberapa tahun lebih awal dari yang direncanakan sebelumnya.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
9 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
10 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
12 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
13 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
14 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
15 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved