COVID-19, Nama Resmi Virus Corona dari China

Rabu, 12 Februari 2020 - 07:45 WIB
COVID-19, Nama Resmi...
COVID-19, Nama Resmi Virus Corona dari China
A A A
JENEWA - Badan kesehatan internasional, WHO, mengumumkan bahwa COVID-19 menjadi nama resmi virus Corona mematikan dari China. WHO mengatakan penyakit itu mewakili ancaman yang sangat serius bagi dunia tetapi secara realistis ada kesempatan untuk menghentikannya.

"Kami sekarang memiliki nama untuk penyakit ini dan itu COVID-19," kata Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan di Jenewa seperti dilansir dari Channel News Asia, Rabu (12/2/2020).

Tedros menerangkan bahwa "co" adalah singkatan dari "corona", "vi" untuk "virus" dan "d" untuk "penyakit", sementara "19" adalah untuk tahun, karena wabah ini pertama kali diidentifikasi pada tanggal 31 Desember 2019.

Tedros mengatakan nama itu telah dipilih untuk menghindari referensi ke lokasi geografis tertentu, spesies hewan atau sekelompok orang sesuai dengan rekomendasi internasional untuk penamaan yang bertujuan mencegah stigmatisasi.

WHO sebelumnya memberi nama sementara virus itu "penyakit pernafasan akut 2019-nCoV" dan Komisi Kesehatan Nasional China minggu ini mengatakan sementara waktu menyebutnya "novel coronavirus pneumonia" atau NCP.

Di bawah seperangkat pedoman yang dikeluarkan pada tahun 2015, WHO menyarankan agar tidak menggunakan nama tempat seperti Ebola dan Zika - di mana penyakit-penyakit itu pertama kali diidentifikasi dan yang sekarang pasti terkait dengan mereka dalam pikiran publik.

Nama-nama yang lebih umum seperti "Sindrom Pernafasan Timur Tengah" atau "flu Spanyol" juga sekarang dihindari karena mereka dapat menstigmatisasi seluruh wilayah atau kelompok etnis.

WHO juga mencatat bahwa menggunakan spesies hewan dalam nama dapat menciptakan kebingungan, seperti pada 2009 ketika H1N1 secara populer disebut sebagai "flu babi".

Ini memiliki dampak besar pada industri daging babi meskipun penyakit itu disebarkan oleh orang-orang daripada babi.

Nama-nama orang - biasanya para ilmuwan yang mengidentifikasi penyakit - juga dilarang, seperti istilah yang memicu rasa takut yang tidak semestinya seperti tidak diketahui atau fatal, kata WHO.

Virus ini telah membunuh lebih dari 1.000 orang, menginfeksi lebih dari 42.000 dan mencapai 25 negara, dengan WHO menyatakan darurat kesehatan global.
(ian)
Berita Terkait
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
WHO Temukan Indikasi...
WHO Temukan Indikasi Virus Corona Sudah Mengganas di China Sejak 2019
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Terungkap, China Sempat...
Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
34 menit yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
1 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
2 jam yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
3 jam yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
4 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
5 jam yang lalu
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved