Puluhan Ribu Warga Iran Peringati Revolusi Islam
Selasa, 11 Februari 2020 - 20:20 WIB
Puluhan Ribu Warga Iran Peringati Revolusi Islam
A
A
A
TEHERAN - Puluhan ribu warga Iran berduyun-duyun turun ke jalan-jalan di Teheran dan kota-kota lain pada Selasa (11/2/2020) pagi untuk memperingati ulang tahun ke-41 revolusi Islam. Peringatan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).
Stasiun TV pemerintah memperlihatkan rekaman video aksi demonstrasi terjadi di sejumlah kota di luar Teheran, termasuk Mashhad, Ahvaz, dan Kerman. Kerumunan massa memegang poster bertuliskan "Kematian bagi Amerika" dan "Kematian bagi Israel" seperti dikutip dari Reuters.
Menurut kantor berita Tasnim Iran memperlihatkan rudal-rudalnya sebagai bagian dari perayaan. Stasiun TV pemerintah Iran menunjukkan rekaman arsip peluncuran rudal dan fasilitas penyimpanan rudal bawah tanah sebagai bagian dari liputan peringatan hari jadi.
Presiden Iran Hassan Rouhani program rudal itu tidak dimaksudkan untuk menyerang negara-negara tetangga.
Iran hampir mengalami konflik besar dengan AS bulan lalu setelah serangan pesawat tak berawak Amerika menewaskan komandan militer Iran Qassem Soleimani di Baghdad pada 3 Januari. Aksi itu mendorong Iran untuk membalas dengan serangan rudal terhadap pangkalan AS di Irak beberapa hari kemudian.
Ketegangan meningkat antara Iran dan AS setelah Presiden Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir multilateral dengan Iran pada 2018. Trump kemudian menerapkan kembali sanksi dalam upaya menekan Teheran untuk bernegosiasi atas program rudal balistik dan hubungan dengan kelompok-kelompok proksi regional.
Stasiun TV pemerintah memperlihatkan rekaman video aksi demonstrasi terjadi di sejumlah kota di luar Teheran, termasuk Mashhad, Ahvaz, dan Kerman. Kerumunan massa memegang poster bertuliskan "Kematian bagi Amerika" dan "Kematian bagi Israel" seperti dikutip dari Reuters.
Menurut kantor berita Tasnim Iran memperlihatkan rudal-rudalnya sebagai bagian dari perayaan. Stasiun TV pemerintah Iran menunjukkan rekaman arsip peluncuran rudal dan fasilitas penyimpanan rudal bawah tanah sebagai bagian dari liputan peringatan hari jadi.
Presiden Iran Hassan Rouhani program rudal itu tidak dimaksudkan untuk menyerang negara-negara tetangga.
Iran hampir mengalami konflik besar dengan AS bulan lalu setelah serangan pesawat tak berawak Amerika menewaskan komandan militer Iran Qassem Soleimani di Baghdad pada 3 Januari. Aksi itu mendorong Iran untuk membalas dengan serangan rudal terhadap pangkalan AS di Irak beberapa hari kemudian.
Ketegangan meningkat antara Iran dan AS setelah Presiden Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir multilateral dengan Iran pada 2018. Trump kemudian menerapkan kembali sanksi dalam upaya menekan Teheran untuk bernegosiasi atas program rudal balistik dan hubungan dengan kelompok-kelompok proksi regional.
(ian)