Dunia Miliki 'Jendela Peluang' untuk Hentikan Penyebaran Virus Corona

Senin, 10 Februari 2020 - 03:00 WIB
Dunia Miliki Jendela...
Dunia Miliki 'Jendela Peluang' untuk Hentikan Penyebaran Virus Corona
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menuturkan, dunia memiliki "jendela peluang" untuk menghentikan penyebaran virus Corona baru, nCov-2019. Pernyataan ini datang di tengah terus meluasnya penyebaran virus Corona di China dan juga di sejumlah negara.

Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom menyerukan solidaritas yang lebih besar terhadap China dan negara yang terdampak virus. Dia lalu menuduh beberapa pemerintah negara-negara kaya "jauh tertinggal" dalam berbagi data tentang kasus-kasus penularan virus.

"Sementara 99 persen kasus berada di China, di seluruh dunia kami hanya memiliki 176 kasus. Itu tidak berarti bahwa itu tidak akan menjadi lebih buruk. Tapi yang pasti, kita memiliki jendela peluang untuk bertindak. Jangan lewatkan kesempatan ini," ucapnya, seperti dilansir Channel News Asia.

Tedros mengatakan, WHO telah menerima formulir laporan kasus lengkap hanya untuk 38 persen dari kasus di luar China. "Beberapa negara berpenghasilan tinggi sangat ketinggalan dalam berbagi data vital ini dengan WHO. Saya tidak berpikir itu karena mereka kekurangan kapasitas," katanya.

"Tanpa data yang lebih baik, sangat sulit bagi kami untuk menilai bagaimana wabah berkembang atau apa dampaknya. Dan, untuk memastikan kami memberikan rekomendasi yang paling tepat," sambungnya.

Sementara itu, kepala strategi darurat WHO, Scott Pendergast, menekankan bahwa mencegah penyebaran virus secara internasional diperlukan untuk memberikan dukungan signifikan kepada negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah.

"Yang paling kami khawatirkan adalah ujung bawah skala kapasitas, di mana Anda memiliki sejumlah negara yang berisiko tinggi untuk turut terpapar virus, tapi kami tidak bisa mendeteksinya," ucapnya.

Fokus utama, katanya, harus pada upaya mendukung negara-negara itu untuk memastikan mereka memiliki kapasitas untuk mendeteksi, untuk mendiagnosis dan untuk dengan cepat mengisolasi kasus. Sejumlah perwakilan negara menyuarakan keprihatinan tentang situasi di negara asalnya.

Perwakilan Sudan mengatakan bahwa negaranya bersiap untuk mengungsikan 225 siswa dari Wuhan, dan khawatir mereka dapat membawa virus ke negara itu, yang sudah menerima laporan adanya empat kasus penularan. "Kami sangat kekurangan uang. Kami sedang berjuang dengan enam epidemi lainnya, kami jelas tidak membutuhkan lebih banyak kasus," katanya.

Dia mengatakan bahwa dengan dukungan WHO, Sudan telah menciptakan ruang isolasi dan menerima alat tes. Tetapi menurutnya, Sudan membutuhkan lebih banyak dukungan.
(esn)
Berita Terkait
Bencana Besar Dampak...
Bencana Besar Dampak Corona, Ekonomi China Tenggelam
Afghanistan Diprediksi...
Afghanistan Diprediksi Hadapi Bencana Kesehatan Virus Corona
Covid-19 Bisa Tewaskan...
Covid-19 Bisa Tewaskan Lebih Banyak Orang Dibanding Perang Dunia
Lebih dari 40 Juta Orang...
Lebih dari 40 Juta Orang di Dunia Telah Terinfeksi Virus Corona
Layanan Buruk, Afghanistan...
Layanan Buruk, Afghanistan Diprediksi Hadapi Bencana Virus Corona
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
11 menit yang lalu
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
2 jam yang lalu
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
2 jam yang lalu
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
3 jam yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
9 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
11 jam yang lalu
Infografis
Suriah Minta Bantuan...
Suriah Minta Bantuan Dunia untuk Melawan Agresi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved